SUSAN... OOH SUSAN
ucap Lucky , berbicara dengan nada sombong, dan sorot mata Susan kembali terlihat berbinar, dan baru setelah itu Marni sedikit bisa bernafas lega.
"Kau dengar itu. Den Lucky itu punya banyak uang, kau cukup minta saja, dia pasti akan memberikannya untukmu. Lagian bukannya kemarin Tuan besar juga ngasi nak Susan kartu juga, nah itu juga bisa nak Susan gunakan. Tenang... Bibi siap kok bantu ngabisin uangnya!" Marni ikut mendukung suport Lucky, karena sepertinya Lucky mengizinkan Susan kuliah lagi, dan terlepas dari apapun yang terjadi hari ini, sebenarnya Marni sangat lega mendengar ucapan Lucky tadi.
Hot Chapters