Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Liar Boyfriend

My Liar Boyfriend

sindir Fras. “Gue nggak suka celap-celup sembarangan kayak kalian. Apa lagi lo Fras. Orang gila pinggir jalan aja lo sikat.” Kaffa dan Fras sudah biasa disindir Abin seperti itu. Fras pun mengalihkan pembicaraan. “Temennya Jisya, siapa tuh? Yuna? Iya, Yuna, kan? Yang manis banget kalau senyum bikin diabetes. Nggak pernah pakai baju seksi, tapi bodynya... Beuh... Kayak gitar Itali. Sabi juga tuh kayaknya buat sensasi baru.”
104.3K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as luffy bocil
Read
+Library
Misi Legenda Pedang

Misi Legenda Pedang

Dia menghantam tubuh warior Lufi hingga terlog out. [Player terlog out] Chul Moo tersenyum, melihat serpihan tubuh Lufi yang berubah menjadi data yang tersisa. ”Player lemah! Bagaimana mungkin negara sebesar ini hanya mengirim sampah warrior dalam kompetisi global!”
9.929.8K viewsCompletedAdded to Library 805 Times as luffy bocil
Read
+Library
Di Dalam Tubuh Bos Tampan

Di Dalam Tubuh Bos Tampan

’ Deretan tulisan yang terpampang nyata di layar ponsel Hana membuat manik abu cerah milik Axel itu kian membesar. ‘Cara membuat bos sakit perut tanpa santet.’ ‘Menyakiti tapi tidak membunuh dan tidak menyentuh bos.’ ‘Cara membuat bos kejam insaf.’ ‘Sabar dalam menghadapi bos yang tidak tahu diri dan ingin di ‘hih’.’
108.7K viewsOngoingAdded to Library 312 Times as luffy bocil
Read
+Library
Suamiku Bos Tampan

Suamiku Bos Tampan

"Hah?" "Buka bajumu," titah Arjuna. "Jangan bercanda, Pak." Kinara memalingkan muka karena malu. Baru saja bosnya itu mengatakan akan mengoleskan salep memar ke punggungnya. "Memangnya, kenapa?" "Malu! Bisa bahaya." Kinara menyilangkan kedua tangannya di depan dada "Hahaha, lucu sekali muka kamu, Kinar."
9.8103.2K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as luffy bocil
Read
+Library
Benci Bilang Sayang

Benci Bilang Sayang

Lexy berbalik dan tersenyum melihat Yuri. "Yuri, kemari, lihatlah, aku menggambar kucing," ucap Lexy melambai pada Yuri yang segera mendekat. Mereka berdua tertawa bersama. Nara dan Ezi terlihat kaget melihatnya. Dua bocah itu begitu mirip. Nara melangkah perlahan mendekati Lexy, duduk berjongkok, lalu mengulurkan tangannya memegang wajah bocah tampan yang begitu mirip dengan Yuri tersebut.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as luffy bocil
Read
+Library
REUNI

REUNI

kalimat terakhir dia ucapkan dengan nada sinis. "Dan Anehnya bokap malah mau jodohin gue bukannya dia yang jelas-jelas nggak laku-laku," lanjutnya. Dari dulu setiap menceritakan tentang Luffy nada tak sukanya sangat kental. "Bokap lo jodohin lo biar mata lo nggak jelalatan lagi. Biar lo bisa diem dan nggak pecicilan." Giko berdecak seakan membantah apa yang aku katakan. "Harusnya bokap bangga punya anak kayak gue. Udah pinter, ganteng, banyak yang suka lagi."
1015.9K viewsCompletedAdded to Library 396 Times as luffy bocil
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
Dipaksa Menikahi Pria Cacat

Dipaksa Menikahi Pria Cacat

jelas Mark memberi keterangan. Lusi terdiam takut. Tak meyangka, selama ini berdekatan dengan seorang mafia yang notabenya terkenal sebagai penjahat kelas kakap. Pantas saja aura Felix begitu kuat. “Kubilang jangan takut, Sayangku,” kata Mark sekali lagi. “Hm... Tuan Mark bukan mafia ‘kan? Jujur!” desak Lusi memukul pelan lengan Mark. “Tentu saja aku bukan seorang mafia. Aku hanya Boss biasa,” jawab Mark cepat.
9.5133.9K viewsCompletedAdded to Library 5.4K Times as luffy bocil
Read
+Library
Owned by The Don

Owned by The Don

“Tapi tubuhmu dan hatimu sudah mulai lelah untuk berbohong.” Bianca mendesah, setengah kesal, setengah bingung mendengar cara Lucca bicara. “Aku tidak sedang berbohong.” “Kau yakin?” Lucca menyentuh pipinya dengan punggung jari, dan kali ini, Bianca tidak menepis. Hanya menatapnya dengan ragu. “Karena aku bisa buktikan... dalam satu ciuman saja, bahwa apa yang kau rasakan semalam belum benar-benar hilang.”
1.0K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as luffy bocil
Read
+Library
ASI Untuk Bosku

ASI Untuk Bosku

Bugh! Beberapa pukulan telak mendarat. Rian bergerak dengan cekatan, menjatuhkan satu per satu orang yang mencoba menghentikannya. Dia tidak akan membiarkan Elina disakiti. “Dia kuat banget...” gumam salah satu dari mereka. “Kalian ini lemah!” teriak Budi marah. Rian tersenyum sinis ketika melihat orang-orang tersebut. Apalagi dia tahu kalau pada akhirnya akan jadi seperti ini.
10107.9K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as luffy bocil
Read
+Library
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

ceplos Salumi tertawa berderai, aura mesum pun sudah menyebar di ruangan ini. Dan Boon Me kaget bukan, saat mulutnya masih di lumat Balina, benda ajaibnya terkena lidah Salumi dan tanpa ragu melumatnya seolah es krim sampai terengah-engah, karena mulut kecilnya hampir tak muat. Omeh tak tinggal diam, melihat Balina mulai capek melumat bibir Boon Me, kini dia gantian menyodorkan dua bukit kembarnya, agar segera di garap Boon Me.
9.646.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as luffy bocil
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status