Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Karena itu, Ma Rufeng tahu bahwa pada dasarnya mustahil baginya untuk memenangkan Esensi Air Bunga Matahari, jadi setelah mengetahui bahwa Qigong saudaranya dinonaktifkan, dia segera bergegas kembali dari Gunung Tietan. Gunung Kolam Besi terletak di utara Wilayah Mati, merupakan pegunungan terpencil. Pegunungan tersebut kaya akan bijih besi dingin, dan terdapat banyak kolam dingin di dalamnya, oleh karena itu dinamakan Gunung Kolam Besi. Chen Long sangat cepat. Setelah sekitar setengah jam, Chen Long tiba di Gunung Tietan. Menurut informasi Ma Rufeng, Chen Long bergegas menuju Aliran Youquan.
9.1145.1K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as Lugu
Show Reviews (19)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Read All Reviews
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Sebuah hotel bintang lima yang langganan digunakan oleh tokoh-tokoh terkenal untuk menginap saat berwisata di kota ini. Setelah memasuki pelataran, nampak jalanan panjang yang terbagi menjadi dua. Di tengah jalannya, terdapat taman-taman yang dihiasi bunga serta rerumputan yang hijau. Semua itu nampak berkilau saat disiram oleh cahaya lampu taman. Tepat di ujung jalan, nampak bangunan super megah dengan air mancur di depannya. Sungguh, the real hotel bintang lima.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as Lugu
Read
+Library
Prabu

Prabu

Yang ia tahu, di sekitar sini ada sungai yang cukup dalam dengan arus yang terkenal berbahaya. Langit seolah mendukung, hujan besar pun turun. Bagi Prabu, mungkin ini memang sudah takdirnya jika ia hanya berumur sampai enam belas tahun. Dunia kecil untuk Prabu yang hanya ingin bersekolah dengan tenang hingga bisa lulus tampaknya tidak bisa diwujudkan.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as Lugu
Read
+Library
Kadrun

Kadrun

Bodyguard itu menyusul di belakang mereka. Interior rumah tersebut lebih megah dibandingkan tampilan luarnya. Kadrun dan Brewok diajak ke bagian teras belakang. Terdapat kolam renang di sana yang ditata seperti vila di Bali. Lampu menyoroti tanaman di sekitar kolam mempercantik tampilan teras belakang itu. Bram sedang berbaring telungkup di bangku teras berbahan eceng gondok di pinggir kolam. Seorang perempuan seksi sedang memijat tubuhnya. Akan tetapi, perempuan itu bukan Siti.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as Lugu
Read
+Library
Bayang-Bayang Shunmak

Bayang-Bayang Shunmak

SEdOTerrS Di sana, di tembok belakang rumah seorang warga yang bernama Pak Sidra, terpampang grafiti buruk rupa berukuran kecil—tapi mencolok—yang dibuat menggunakan cat semprot. Rully mengernyit saat melihatnya. Ini? Apaan nih? Sedot? Rully menghela napas.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as Lugu
Read
+Library
Setitik Nila

Setitik Nila

sapa Mila langsung menerobos masuk melewati Nila, setelah gadis itu membuka pintu. “Pagi, La,” sapa Gavin selanjutnya. Namun, ia hanya berdiri dan menatap Nila dengan seksama. “Pagi, Pak, masuk du—” “Kamu habis nangis?” Gavin sampai menunduk dan mensejajarkan wajah dengan Nila. Hidung gadis itu merah dan kedua mata Nila tampak sembab. Tidak terlalu bengkak, tetapi Gavin bisa memastikan jika Nila memang baru saja menangis.
1037.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as Lugu
Show Reviews (25)
Read
+Library
Maria Adjah
sedikit menguras emosi... walau agak ringan dari novel² mbak kanita yg lain nya... tapi tetap alurnya selalu buat penasaran... selalu suka buku² yg d tulis mbak kanita... semangat terus mbak kanita menulis buku² yg lain... aq selalu menunggu karya karya mu yg terbaru mbak...
Meilia
baru kali ini q baca karya mba yg lagi on going, karena sebelumnya q baca yg UD end, tapi baru baca awal aja Uda nyandu pengen terus .. suka sama alurnya, gaya bahasa , tema ny juga menarik dn g bikin bosen... d tunggu typ hari update an nya mba, mg pak djiwa sama nila happy ending pokoknyaa harus.
Read All Reviews
I Saed Lupyu

I Saed Lupyu

Pantas saja, perjalanan dari rumah terasa cukup jauh, ternyata Sae membawaku ke LIPO Karawaci. Selama melintasi jalur masuk, aku mendapati pohon ambon yang tertanam rapi di sisi jalan. Dari ujung jalur masuk sampai ke sudut pandangan di depan, pohon rimbun warna hijau itu cukup membuat suasana menjadi terasa sejuk. Mataku teduh dibuatnya. Belum lagi daun-daun ambon yang gugur tertiup angin. Aku merasa tengah berada dalam drama Korea.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 305 Times as Lugu
Read
+Library
Davira

Davira

Davira semakin menjerit histeris dan tubuhnya merasa lemas saat melihat genangan darah yang telah tercampur air di dalam bathtub. Belum lagi tubuh lemah yang tampak tak berdaya disana, di tambah luka yang menganga di pergelangan tangan orang tersebut. "Cavia!!!"
6.3K viewsCompletedAdded to Library 239 Times as Lugu
Read
+Library
Purnama

Purnama

"Kami sudah mengecek persediaan darah di rumah sakit ini dan juga di bank darah PMI, darah bergolongan yang sama dengan putra Ibu sedang tidak tersedia." "Lalu saya harus bagaimana?" "Adakah anggota keluarga yang bisa menjadi donor?" Purnama berfikir sejenak. Satu-satunya orang yang ia kenal yang memiliki gilongan darah yang sama dengan Langit adalah Bintang, mantan suaminya yang juga ayah kandung Langit. Haruskah Purnama meminta bantuan Bintang mengingat luka yang begitu dalam ditorehkannya selama mereka disatukan dalam pernikahan?
102.9K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as Lugu
Read
+Library
LIGNEE

LIGNEE

ujar Nisa. "Aku suka ini." Kata Feyza sambil memandang cincinnya. "Ini adalah pilihan yang bagus. Ini benar-benar keren. Apa nama batu ini?" tanya Feyza pada pelayan. "Salayit." Jawab pelayan. "Aku menyukainya, itu sangat elegan dengan batu di sekelilingnya," kata Nisa.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as Lugu
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status