Lembah Awan Berkabut
Di kejauhan, menembus selubung kabut, ia melihatnya.
Sebuah dinding batu raksasa yang menjulang tinggi, dan dari celahnya, sebuah air terjun mengalir deras seperti surai perak raksasa. Pemandangan itu sendiri sudah cukup menakjubkan, tetapi bukan itu yang membuat jantung Ling Yue berhenti berdetak. Di balik tirai air yang tebal itu, ada secercah cahaya biru lembut yang berdenyut-denyut, dan yang lebih penting, ia bisa merasakan bahkan dari jarak ini, gelombang kehangatan yang samar namun nyata.
Sebuah gua.
Hot Chapters