Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Jenderal dan Pembunuh Bayaran Wanita

Sungai Yinlu mengalir dari utara ke selatan, seolah menjadi seutas benang merah yang menghubungkan antar wilayah Dinasti Quan. Sungai ini juga melewati Gucheng yang merupakan sebuah kota kecil yang terletak di daerah perbatasan wilayah utara di mana ibu kota berada dan wilayah tengah dinasti. Siang itu Mo Yifei dan pelayannya Xiulan sedang berjalan-jalan untuk menyegarkan diri di area sekitar penginapan, yang letaknya tidak jauh dari aliran Sungai Yinlu.
1012.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 453 Beses bilang Lugu
Read
+Library
DANYANG

DANYANG

Dayu bertanya sambil melempar tatapan pada Dimas dan diangguki oleh adik laki-lakinya yang manis itu. Dimas mendekati nakas lalu mengambil anyaman yang ditemukan oleh Dayu, lantas memasukkannya dalam saku. "Oh, bukan. Sepertinya ini adalah air kelapa. Apakah kamu mau meminumnya, Yu? Aku dengar ini baik untuk menghidrasi tubuh kita." Leah memeriksa apa yang Nala berikan pada mereka. "Oh, tentu saja. Aku menyukainya." Dayu menjawab sambil tersenyum.
107.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 151 Beses bilang Lugu
Read
+Library
Nilakandi

Nilakandi

KalasenjaNaganaga
Pikirnya berkecamuk. "Air putih saja, Kandi," sahut Diwana tiba-tiba, seakan membaca pikiran Nilakandi. Perempuan itu datang membawa dua cangkir air putih, tak punya gelas biasa. Mug itu terbuat dari gerabah unik yang bentuknya tampak tak rata, seperti buatan amatiran. Tertulis di salah satu mugnya "Milik Kai", dan di mug yang lain bertuliskan "Milik Nana". Diwana hanya bertanya-tanya dalam hati.
105.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 219 Beses bilang Lugu
Read
+Library
RAVANGGHEA

RAVANGGHEA

[DISARANKAN VOTE DULU SEBELUM MEMBACA] [TIDAK MENERIMA SIDERS] [PLAGIAT? OUT PLEASE] ^^^ Enjoy This Part 𝙃𝙖𝙥𝙥𝙮 𝙍𝙚𝙖𝙙𝙞𝙣𝙜 𝙂𝙪𝙮𝙨 🦋 *** ‘’hufft.’’ Lia menghela nafas lega saat sudah duduk disofa apart Andre.
102.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 71 Beses bilang Lugu
Read
+Library
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Tangannya mengambilnya, dia tahan dengan ibu jari di lubang air keluar, dan menjadikan air itu keluar seperti air hujan saat dia tinggikan sedikit. "Hey, ada hujan." Victoria melihat ke arah sumber air yang dikatakan hujan itu, ternyata ada Jose yang sedang menjahilinya. "Jose, kamu nakal sekali, jadi basah semuanya." Jose tertawa melihat Victoria kehujanan begitu saja, namun tawa Victoria mulai terlihat saat tangannya memberikan akses ke air yang datang. "Jose, ini seperti hujan beneran, kamu ini bikin aku ingin menari."
109.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 283 Beses bilang Lugu
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Dan memperlihatkan aksinya dalam menghapus riasan di leher dengan air sungai tadi. Baskara tambah terkejut. Dengan jelas matanya melihat bercak merah tak sedikit di leher cewek itu. Ia menutup mulut, tak sanggup menyangkal lagi. Apakah ia sudah sejauh itu?
7.53.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 63 Beses bilang Lugu
Read
+Library
Suami untuk Sang Putri

Suami untuk Sang Putri

"Baiklah. Kalau soal berburu, maka Chu Ruan ini masih bisa diandalkan." "Lalu, apa berita baiknya?" bertanya sang putra mahkota. "Kabar baiknya itu adalah sebuah sumber mata air, Yang Mulia," jawab Jenderal Guo Han. "Selain hanya hutan yang tidak terlalu lebat, kami juga menemukan sebuah telaga kecil yang cukup baik. Airnya sangat jernih dan ikan-ikan banyak yang hidup di dalamnya. Suasananya pun tenang serta tertutup, karena letaknya di bawah tebing yang tampaknya adalah aliran sungai dari perbukitan."
105.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 144 Beses bilang Lugu
Read
+Library
Patah

Patah

“Weh, kayu ulin nih. Nggak pakai paku. Pasak semua Aku harus buang ego ngejilat ludah sendiri buat beli kayu ini.” “Ego apa?” “Merusak alam. Pohon ulin sudah langka, izin keluarin dari Kalimantan susah banget.” Manggala terkekeh. “Tapi dari dulu ngebet banget pengin punya something dari kayu keren ini. Ya sudah lah, bale-bale aja. Nggak butuh terlalu banyak kayu.” “Cocok sih taruh di sini. Nggak bakal rusak kena hujan.”
1029.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 754 Beses bilang Lugu
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Lin Xuan memeriksa peta dan menemukan bahwa tempat ini juga termasuk dalam Pegunungan Hengduan, dan terdapat sebuah sungai bernama Sungai Yin Xuan di dalamnya, yang ditandai dengan simbol bahaya pada peta. Pegunungan yang menjulang tinggi, dan dari kejauhan Anda dapat mendengar gemuruh sungai yang mengalir deras, derunya menggema. Aura mencekam pun menyusul, membuat jiwa seseorang gemetar. Sungai ini sangat lebar sehingga mustahil untuk dilintasi dengan terbang, dan juga sangat aneh. Bahkan para ahli di Alam Roh Gabungan pun tidak dapat terbang dengan aman di atasnya; hanya beberapa perahu khusus yang bisa.
1017.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 381 Beses bilang Lugu
Read
+Library
Penakluk Sihir Iblis

Penakluk Sihir Iblis

Hēi Hú, danau yang luas dan menakjubkan, terbentang bagaikan cermin raksasa yang memantulkan cahaya matahari pagi dengan kilau keemasan. Kabut tipis mengambang di permukaannya, menciptakan kesan mistis seakan danau itu menyimpan rahasia yang tak terhitung jumlahnya. Bukan sekadar keindahan alam yang membuatnya istimewa, tetapi juga kekuatan spiritual yang terkandung di dalamnya. Sebagai sumber air tawar terbesar dan salah satu lokasi utama Perburuan Roh, Hēi Hú memiliki tempat tersendiri dalam kehidupan dan budaya Kekaisaran Bìxiāo di Benua Shényǔ.
104.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 131 Beses bilang Lugu
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status