SUAMIKU MATI DI TANGANKU
Jika pria brewok itu hanya sendiri, seharusnya dengan fisikku yang belum lemah ini, aku bisa melumpuhkan Jarwo, asalkan aku memiliki benda untuk dijadikan senjata.
“Itu Jarwo,” tunjuk Rinda pada pria yang berjalan-jalan di luar gudang. Posisinya tidak jauh dari dinding kami mengintip. Tangan laki-laki itu memegang linggis. Tubuh pria itu berlumuran tanah dan kotor. Rinda yang melihatnya, lansung menangis entah kenapa.
"Rin, kenapa?" tanyaku berbisik.