GARA-GARA LUPA MEMATIKAN VIDEO CALL
tanyanya, Ambar ingin Iyan menyakinkannya sekali lagi, agar dia tak merasa terbebani.
"Jangan menyalakan diri sendiri, apalagi semua itu sama sekali tak ada hubungannya denganmu. Dia sendiri yang memilih. Dulu, aku merasa sangat menderita karena tak bisa bersamanya. Anganku cukup besar untuk membangun bahtera dengannya. Namun, Allah berkehendak lain, hingga aku mulai sadar dan perlahan melupakannya."
"Semua belum terlambat, Abangnya Vina. Masih ada waktu untuk berpikir. Tanyakan pada hatimu, apa benar sudah melupakannya? Jika memang masih ada, aku akan pergi dari kehidupan kalian."
Hot Chapters