Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI LUPA DIRI

ISTRI LUPA DIRI

“Yang paling sulit bukan tentang bangkit. Tapi mempertahankan diri agar tidak kehilangan arah. Saya pernah lupa siapa saya, terlalu sibuk mengejar validasi dari orang lain.” Intan mencatat dengan cepat. “Lalu apa titik baliknya?” Rachel menarik napas dalam. “Ketika saya sadar bahwa harga diri tidak ditentukan oleh baju mahal, popularitas, atau bahkan suami kaya. Tapi dari seberapa besar kita mau menghargai diri sendiri dan orang-orang yang mencintai kita apa adanya.” Clara yang berdiri di samping kamera tampak tersentuh, begitu pula tim wawancara.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai lupa diri
Baca
+Pustaka
Pernah Sakit, Juga Melupakanmu

Pernah Sakit, Juga Melupakanmu

Kata pacar seperti duri tajam yang menusuk hatinya. Di benak Amanda, seketika terlintas suara tawa yang menyakitkan di ruang rumah sakit, Ricky yang bersandar santai di ranjang sambil bermain ponsel, tawa mengejek dari orang-orang di sekitarnya dan teringat betapa kejamnya dia yang demi Luna, rela menghabiskan waktu tiga tahun hanya untuk membalas dendam. Jantungnya terasa mengerut, seolah ada tangan tak terlihat yang menggenggamnya dengan kuat, membuatnya tidak bisa bernapas karena sakit.
8.4164.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai lupa diri
Baca
+Pustaka
Gadis Tanpa  Ingatan

Gadis Tanpa Ingatan

“Saya datang membawa pengalaman—terutama tentang salah.” Ruangan hening, namun bukan hening yang canggung. Raina menceritakan bagaimana ia dulu mengukur diri dari kecepatan, dari seberapa banyak keputusan bisa diambil dalam sehari. Ia bercerita tentang malam-malam tanpa tidur, tentang rasa takut tertinggal. Lalu ia berhenti sejenak. “Yang tidak saya sadari waktu itu,” lanjutnya, “adalah bahwa saya sedang meninggalkan diri saya sendiri.”
10982 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai lupa diri
Baca
+Pustaka
Mr. Fragrant and Me

Mr. Fragrant and Me

Dira– sahabatnya itu hanya memandang Kala dari tempatnya dengan tatapan iba. Dalam hati, Kala merutuki dirinya yang sangat amat pelupa. Padahal ia sudah menyiapkan topi pantai itu sejak tiga hari yang lalu namun yang terjadi pagi ini malah di luar perkiraannya. Ia justru melengos begitu saja dari rumahnya dan melupakan topi tersebut yang tergeletak di atas meja ruang tamu. Alhasil saat ini ia harus kuat mental menahan malu karena menggunakan topi yang berbeda. Belum lagi ia disatukan di dalam barisan mahasiswa lain yang juga lupa membawa perlengkapan. Lagi – lagi Kala merutuk, kenapa harus ia sendiri yang lupa membawa topi sedangkan yang lainnya malah lupa membawa name tag sehingga ia harus
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai lupa diri
Baca
+Pustaka
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

"Ya, apa yang bisa aku lakukan untukmu?" "Kau tidak perlu melakukan apapun, biar aku yang melakukannya ...." Malam itu, Andika sukses membuat momen delapan tahun yang lalu terjadi lagi, dia seperti seseorang yang hidup kembali setelah sekian lama seolah hidupnya seperti robot. Lenguhan dan rintihan Laura yang kembali terdengar, membuatnya seoalah kembali bernyawa. "Sayang, kau hanyalah milikku ...."
1084.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai lupa diri
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
smk sumbangsihm2
Salam kenal kak.. pertama baca gara2 lokasi cerita di kampung halaman aku. sepertinya kak author sangat mengenal kota Jambi. Aku seperti pulang kampung karena semua lokasi yg disebut langsung terbayang, apalagi setting thn 1997. Tahun terakhir sebelum merantau. Semoga sukses selalu yah
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Baca Semua Ulasan
Permainan Para Konglomerat

Permainan Para Konglomerat

Itu membuatnya merasa tertekan. Rasanya dirinya begitu lelah seharian terbangun dalam keadaan yang berbeda—maksudnya, tidakkah kau merasa lelah saat kau berusaha mengingat dan itu tentang dirimu sendiri bahkan yang seharusnya otak kecilmu tahu semuanya? Biasanya otak setiap orang mampu tahu dan mengenal lebih dari apapun tentang 'dirinya sendiri', tapi Naya, otaknya bak lembaran kertas putih yang kosong. Iya, kosong. Tanpa coretan apapun.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai lupa diri
Baca
+Pustaka
SUAMIKU LUPA JALAN PULANG

SUAMIKU LUPA JALAN PULANG

Debarannya membuat diri seolah tidak berdaya dan tidak bertulang. "Minta petunjuk sama yang di atas, apalagi ini menyangkut masa depanmu yang panjang. Jangan lupa juga buang jauh pikiran buruk, supaya bisa percaya diri melangkah maju dengan pasti. Bukankah jika ada keraguan justru akan membuat semuanya hancur berantakan? Kami sebagai keluarga disini hanya bisa berdoa yang terbaik. Semua kembali pada dirimu sendiri, ya," hibur Mbak Lilik akhirnya.
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai lupa diri
Baca
+Pustaka
Pesona Kekasih Rahasia Anak Asuh Presdir

Pesona Kekasih Rahasia Anak Asuh Presdir

Lupa adalah jalan paling ninja untuk lari dari cecaran perempuan itu. "Lupa?!" jerit Ola, membuat mata Bumi sekonyong-konyong memicing. Gadis itu langsung melesat dan menyambar lengan Bumi. "Gimana Kak Bumi bisa lupa?! Kakak tau nggak sih kalau aku udah nunggu lama momen itu?! Bisa-bisanya Kakak lupa!" Ola terlihat begitu berang. Membuat Bumi harus menghirup napas dalam-dalam. Sabaaar.
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 714 kali sebagai lupa diri
Baca
+Pustaka
Semoga Bahagia, Tanpa Diriku Selamanya

Semoga Bahagia, Tanpa Diriku Selamanya

Detik berikutnya, dia jatuh berlutut dengan keras ke tanah, lalu mulai menampar wajahnya sendiri berkali-kali dengan sekuat tenaga. "Aku bukan manusia! Aku nggak tahu diri. Aku sudah mengkhianati semua kebaikanmu selama bertahun-tahun ini!" Rangga mulai terisak pelan di sela-sela tangisnya. Aku hanya berdiri tegak di hadapannya dengan tatapan yang sangat dingin. "Cukup! Ibuku nggak mau melihatmu lagi. Menurutmu, apa ada gunanya kamu menangis tersedu-sedu di sini?"
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai lupa diri
Baca
+Pustaka
Jerat Manis Istri Siri

Jerat Manis Istri Siri

Ia menoleh ke arah Mitha, mencari pembelaan, namun Mitha justru membuang muka dan melangkah pergi tanpa mengucapkan apa pun. Lupita berdiri mematung di depan lift, meremas ujung seragamnya dengan tangan gemetar. Penyesalan itu datang terlambat; ia baru saja menyinggung sosok yang memiliki pengaruh terbesar di gedung ini, dan ia sadar, nama Lupita Zahira mungkin sudah masuk ke dalam daftar hitam sebelum hari berakhir. *****
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai lupa diri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status