BIANGLALA
Tok, tok, tok
Pintu kembali diketuk dan akhirnya sahutan Draco terdengar.
“Siapa itu?”
“Ini aku, Luna. Aku bawakan sarapan untukmu,”
Mendadak tidak ada sahutan lagi dari Draco,
“Kalau begitu kuletakkan di depan pintu ya, kau harus cepat-cepat makannya keburu dingin. Fred sudah repot-repot masakkin makanan kesukaanmu, jadi kuharap kau bersedia memakannya.”
Hot Chapters