MENANTU PILIHAN MAMA
“Astaga, Mama kenapa duduk di bawah? Ayo bangun, Ma!”
Gita menggelengkan kepalanya pelan. Beliau merasa bersalah pada putrinya. Tetes demi tetes air mata mengalir di kedua pipinya, hal itu membuat Melody sakit melihatnya.
“Mama kenapa menangis?”
“Bangun, Ma!” Melody mencoba membantu Ibunya untuk bediri, namun Gita terus menolak.
“Hikss,, Mama minta maaf, nak! Mama…”
Hot Chapters