Handa
Menunggu, Handa harus menunggu, sesuatu yang akan membuat Handa dilingkupi oleh rasa penasaran dan merasakan hidup yang tidak tenang.
Flashback
"Ma, Handa tahu, mungkin saat ini Mama sedang sedih memikirkan Mbak Hanin, ditambah lagi Mama juga capek karena harus merawat papa yang sedang sakit." Handa mendekati Marini, hingga kini mereka duduk berdampingan di ruang keluarga. Handa mencoba meraih tangan Marini, tetapi dengan lembut wanita paruh baya itu menolaknya lalu menyeka air mata yang mulai jatuh bercucuran. "Kalau Mama capek, Handa bisa menunda untuk kembali ke Semarang sampai papa sembuh, Handa akan di sini membantu mama merawat papa."
Hot Chapters