Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jerat Cinta Sang Mafia

Jerat Cinta Sang Mafia

"Minum dulu." Asya menerimanya dengan tangan yang gemetar. Tubuhnya terasa lemas sekali. "Terima kasih, mmm...." "Jerold, panggil saja begitu," jawab pria yang mengaku bernama Jerold itu. "Terima kasih, Jerold." Jerold mengangguk sebelum kembali duduk di sofa sudut ruangan.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as mafia bola 77 login
Read
+Library
Jerat Cinta Mafia Hyper

Jerat Cinta Mafia Hyper

Bip-bip-bip. ​Itu suara dari pos keamanan di gerbang utama bawah bukit. ​Ethan menekan tombol speaker. ​"Lapor," perintahnya. ​Suara kepala keamanan terdengar tegang. "Tuan Mahendra, ada tamu di gerbang utama. Seorang pria Asia. Dia memaksa masuk. Dia bilang dia punya janji temu dengan..." Penjaga itu ragu sejenak. "...dengan calon istrinya."
1.3K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as mafia bola 77 login
Read
+Library
Ahhh... Tuan Mafia

Ahhh... Tuan Mafia

Di ujung meja, Xavier sudah duduk dengan santai. ​Pagi ini, sang mafia tampak sedikit berbeda namun tetap mengintimidasi. Ia mengenakan kemeja putih kasual dengan lengan yang digulung hingga siku, menampilkan tato hitam samar yang menjalar di pergelangan tangan kirinya. Di depannya tegeletak secangkir kopi hitam yang masih mengepul, dan sebuah map berkas berwarna hitam pekat.
879 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as mafia bola 77 login
Read
+Library
Godaan Kakak Tiri Mafia

Godaan Kakak Tiri Mafia

Membuat keduanya saling menatap dengan sorot mata yang sama-sama terlihat begitu tajam. "Kita tidak tahu tepatnya mereka dari mana, karena mereka semua memakai topeng," ucap Evan memecah ketegangan di sana. Dia berjalan, mendekat ke arah keduanya. "Tapi, aku sempat melihat tatto kecil di salah satunya. Tatto bergambar kepala tengkorak, sepertinya mereka adalah anggota mafia lama yang sudah enggan menjalin kerja sama dengan yang lain. Kelompok mafia Aeris."
519 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as mafia bola 77 login
Read
+Library
Jerat Cinta Sang Mafia

Jerat Cinta Sang Mafia

Eleanor berhasil membawa Angela ke sebuah restoran Kuba bernama Del Mont. Restoran itu sesungguhnya adalah milik Gustav Abraham Leon alias El Ardor. Namun tidak ada aktivitas mafia di sana. Hanya saja tempat itu sering menjadi tempat bagi Gabriel atau The Midas melakukan negosiasi bisnisnya. “Nyonya Morris, apa kita akan makan di sini?” tanya Angela agak ragu dan takut-takut pada Eleanor. Eleanor terkesiap dan agak kaget tapi kemudian mengangguk cepat.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as mafia bola 77 login
Read
+Library
Menantu Sang Mafia

Menantu Sang Mafia

Sang ketua mafia itu sudah siap untuk berdiri. "Ini tidak adil! Setidaknya kita harus bermain satu putaran lagi baru aku percaya!" geram Jonathan. "Bermain satu putaran lagi katamu? Memangnya ada lagi yang bisa kau pertaruhkan?" tanya pria mafia itu dengan sinis. Ia pun lalu memberi kode pada anak buahnya untuk membawa perempuan itu. "Ayaaah!" ratap sang gadis muda itu dengan ketakutan, mana kala lengannya kini sudah ditarik oleh kedua anak buah lawan dari sang ayah.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 318 Times as mafia bola 77 login
Read
+Library
MAFIA KEJAM

MAFIA KEJAM

Anita duduk di bangku kafe, di hadapannya ada seorang wanita yang tampak seumuran dengannya. Diketahui orang tersebut adalah rekan reporternya. “Gue udah cari tau, ketua mafia itu akan datang ke klub malam ini. Ini alamat klubnya.” Wanita itu menyodorkan stiker notes kepada Anita. “Dan pasti in Lo datang tempat waktu, sekitar jam 8 malam!”
1015.9K viewsOngoingAdded to Library 460 Times as mafia bola 77 login
Read
+Library
Mafia Insyaf

Mafia Insyaf

“Lu tadi keren di panggung. Lu tahu gak? Ada ibu-ibu yang bilang suara lu mirip aktor Korea.” Anton menoleh malas. “Lu denger dari mana?” “Dari grup W******p panitia. Gua nyamar jadi salah satu LO.” Yuda masuk sambil membawa map baru. “Lu pada bercanda, tapi kita baru dapet kabar. Ada dua lembaga donatur forum yang ternyata dulunya pernah transfer dana ke proyek Kota Gelap, via rekening samaran.” Anton menatap map itu. “Siapa aja?”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as mafia bola 77 login
Read
+Library
Gelora Cinta Sang Mafia

Gelora Cinta Sang Mafia

Namun, kepercayaan itu kini terasa rapuh di tengah badai yang mulai terlihat di kejauhan, badai yang dibawa oleh Dimas. Hari itu, Raka juga menerima tawaran kerja sama dari seorang teman lamanya seorang mafia yang dulu pernah bekerja sama dengannya di masa kelam. Orang itu ingin Raka kembali terlibat dalam jaringan black market yang menguntungkan, namun penuh risiko. “Aku tidak tertarik,” tegas Raka saat pertemuan singkat mereka di ruang rapat. “Pikirkan lagi. Uangnya besar, Raka. Lebih dari yang pernah kau dapat,” bujuk mafia itu sambil tersenyum licik.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as mafia bola 77 login
Read
+Library
Mafia Dilarang Mencintai Siapapun

Mafia Dilarang Mencintai Siapapun

Liam lantas mendorong kursi roda putrinya ke arah ruang pribadi, "Pistol mana yang sama seperti milik Liam?" Elia menunjuk pistol hitam berujung merah, mengkilap seperti dilapisi logam perak berharga. Liam menghela nafas—pistol itu merupakan keluaran Narcist, di desain sendiri oleh pemimpinnya, ada tiga buah yang berhasil di luncurkan. Pemimpin sendiri yang memberikan salah satu kepada dirinya, dan satu lagi pada ketua divisi 'pembersih kekacauan' alias Johnson Gate, maka satu lagi seharusnya berada di tangan Mafia Narcist, sosok yang berada di takhta tertinggi komunitas itu. Liam mengepalkan tangan, entah siapa yang menjadi backingan Law hingga potensi keberadaannya menjadi sangat kuat, "Su
2.0K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as mafia bola 77 login
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status