Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kisah Gadis Yang Tersakiti

Kisah Gadis Yang Tersakiti

Ditepuk-tepuknya pungung tangan pasiennya tersebut. “Tempat ibadah itu justru dibangun untuk menerima kehadiran orang-orang yang berdosa, Rosemary,” kata Dokter Mirna bijaksana. “Selama kita menyadari kesalahan dan benar-benar mau bertobat, pengampunan selalu diberikan oleh Yang Maha Kuasa. Asalkan kita sungguh-sungguh menjaga agar kelak tidak melakukan perbuatan dosa yang sama lagi.”
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai maha pengampun
Baca
+Pustaka
Bidadari Pembawa Luka

Bidadari Pembawa Luka

“Stop, Maha! Jangan teruskan ucapan itu! Ucapan itu hanya iblis yang menyukainya! Sekarang jangan dengar apa kata manusia karena lidah manusia tidak bertulang. Jangan dengarkan ocehan manusia yang memandangmu rendah, dengarkan saja orang-orang yang mendukungmu dan menyayangimu, Maha. Cukup, fokus pada mereka yang sayang padamu.” “Mbak, aku tidak tahu sampai kapan aku berhenti minta maaf padamu. Wanita sempurna seperti Mbak Alysa malah terluka karena wanita yang tidak sempurna sepertiku,” balas Maha merasa menyesal. “Manusia tidak ada yang sempurna. Hanya Allah pemilik segala yang Maha Sempurna.”
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai maha pengampun
Baca
+Pustaka
Istri Dekilku Anak Sultan

Istri Dekilku Anak Sultan

Sementara Pak Pardi menyetir di kursi kemudi. "Oh iya. Aku baru mau cerita sama kamu." Maira pun mulai menceritakan semua yang terjadi mulai dari Aina menghubunginya Rein memandang Maira dengan tatapan kagum. "Hati kamu itu terbuat dari apa, Sayang? Aina itu sudah berkali-kali jahat sama kamu. "Rein, setiap manusia itu berhak berubah. Allah saja maha pengampun. Seharusnya kita yang hanya manusia biasa saja bisa saling memaafkan." Maira kembali mengeluarkan kata-kata bijaknya.
9.22.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76.3K kali sebagai maha pengampun
Tampilkan Ulasan (315)
Baca
+Pustaka
Siti Zaki Kaisyar
ceritanya sangat bagus menarik bikin penasaran dan ingin terus membaca tetapi sangat sayang dengan membaca harus menggunakan koin sedangkan bonusnya hanya sedikit dan cuma sebentar membacanya cepat habis mungkin harapan kalau bisa dengan cara penilaian saja biar banyak Lebih banyak lagi peminatnya o
Fitria S L
Bagus jln ceritanya tp knp hrs smp 300an bab'nya? apa ceritanya bertele-tele ya krn saya bru bca smp bab 34 dan mau nerusin baca kok agk rada mles krn trlalu banyk bab'nya dan harus pake koin jga yg dibli pake duit..klo yg bca sultan semua si okelah..tp klo ada yg bca kaya sy cma ibu rmh tangga gmn?
Baca Semua Ulasan
Janda Muda (Indonesia)

Janda Muda (Indonesia)

Mengelus punggung Maha yang dibalut gaun pink kesayangannya hadiah dari Bram saat ulangtahunnya yang keenam. "Maga anak Papa!" Suara itu terdengar dari belakang Kenanga dan Maga langsung melepaskan pelukan Kenanga. "Papa!" Maga menyambut pelukan Bram dengan riang dan lelaki itu pun mengangkat tubuh Maha tinggi-tinggi dan menciumnya. "Papa sudah lupa ya sama Maga?" Magani mengerucutkan bibirnya. "Lho, mana mungkin Papa lupa sama anak kesayangan Papa. Papa hanya sibuk, Sayang. Banyak kerjaan."
9.9143.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai maha pengampun
Baca
+Pustaka
Papaku Masih Perjaka

Papaku Masih Perjaka

tanya Gama, dia usap sisi kepala Maha yang nampak tersenyum lebar seolah puas dengan jawabannya. “Senang, aku janji akan jadi anak baik,” ucap Maha. Mata beningnya terus memandang Gama, bocah itu mengangsurkan tangan ke pipi papanya dan berkata lagi, “Aku sayang banget sama papa.” Gelenyar aneh menyelimuti hati Gama, dia mengangguk sebelum memeluk erat tubuh kecil Maha. “Apa yang Maha mau di hari ulangtahun Maha nanti?” tanyanya.
1037.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai maha pengampun
Baca
+Pustaka
Sang Penggoda

Sang Penggoda

balas Rindu pada sahabatnya. “Kalian tenang aja, kali ini mama jemput pakai mobil. Jadi kita bertiga bisa pulang bareng,” ucap Bintang penuh semangat. Rindu dan Bulan saling pandang, seolah saling memberi kode persetujuan. Tiga gadis cantik itu keluar dari lingkungan sekolah dan menunggu kedatangan mama Bintang di depan gerbang. Tidak alam kemudian, sebuah mobil putih berhenti di depan mereka, seorang wanita yang terlihat cantik keluar dari mobil dengan stylenya seperti bisnis women. Memang benar, mama Bintang ialah seorang pebisnis.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai maha pengampun
Baca
+Pustaka
Oh, Ampun Pak CEO!

Oh, Ampun Pak CEO!

“Hanya kamu harapan mama satu-satunya. Hanya kamu yang bisa menyelamatkan keluarga kita.” Bianca terdiam. Dadanya sesak. Kata-kata itu terasa seperti pisau yang kembali menusuk luka yang bahkan belum sempat mengering. “Kenapa harus peduli pada keluarga besar yang bahkan tidak peduli pada mama? Aku masih bimbang untuk melanjutkan ini semua. Dia kejam, Ma,” sahutnya pelan. “Aku tidak mencintainya.” Cintya menghela napas panjang. "Terkadang kita memang harus berkorban, Nak. Bagaimanapun sifat keluarga papamu, tapi kita harus membuat nama Papa harum dengan menyelamatkan perusahaan ini."
10824 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai maha pengampun
Baca
+Pustaka
Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Kelemahanku kekuatan untuk bertahan hidup

Allah Bapa Mahapengampun Dalam Lukas 15 ada tiga perumpamaan yang menunjukkan kebaikan Allah Bapa, Allah Bapa adalah Allah yang suka mengampuni. Ketiga perumpamaan itu adalah perumpamaan tentang domba yang hilang (Luk 15:3- 7), perumpamaan tentang dirham yang hilang (Luk 15:8-10) dan perumpamaan tentang anak yang hilang (Luk 15:11-32). Ketiga perumpamaan
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai maha pengampun
Baca
+Pustaka
HYANG YUDA

HYANG YUDA

“Harusnya kamu berterima kasih padaku. Karena berkat diriku, semua berkah dan ingatan milikmu itu telah kembali padamu.” “Kenapa aku harus berterima kasih padamu, Mahamara? Ah tidak, namamu yang sebenarnya adalah Manila. Kamu adalah Dyah Manila adik dari Mahapati. Semua berkah ini kembali tanpa aku yang memintanya. Aku tidak memintamu untuk melakukan hal ini, Manila. Jadi katakan padaku, kenapa aku harus mengucapkan terima kasih padamu ketika kamu nyaris saja membuat tiga alam hancur? Ketika kamu membuat Sasarada berada dalam kondisi sekarat, ketika karena usahamu ini banyak makhluk yang mati karena diperdayai olehmu?”
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai maha pengampun
Baca
+Pustaka
RIVAL (KAU SIKSA ANAKKU, KUHANCURKAN HIDUPMU)

RIVAL (KAU SIKSA ANAKKU, KUHANCURKAN HIDUPMU)

Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang (QS Yunus:107) Diah masih menangis di depan layar komputer. Berbagai macam bayangan hadir dalam benak. Ambar dengan sumpah serapahnya, mertuanya dengan segala kalimat konyol yang diucapkan, dan banyak sekali hinaan serta cercaan yang pernah diterimanya. Tersadar dari tangisan kebahagiaan dan haru, Diah mengusap air mata, menuliskan nilai yang ia terima pada secarik kertas lalu keluar dari ruangan tes dengan perasaan yang mengharu biru.
1060.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai maha pengampun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status