Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

kata Kirana dengan sikap angkuhnya ditonjolkan. Pendekar Kera Sakti geleng-geleng kepala, merasa aneh dengan lagak gadis cantik berhidung mancung itu. "Sebutkan dulu, apa nama Cemara Tunggal itu?" "Setahuku itu nama sebuah tempat, letaknya di Bukit Canang! Disana memang ada sebuah cemara yang tumbuh sendirian, tanpa tanaman lain, berbentuk lurus, tinggi, seperti sebuah menara atau prasasti tugu bersejarah. Hanya ada satu cemara di sekitar Bukit Canang."
1028.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 634 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

sahutku mengangguk. Mas Rahman membawaku dan anak-anak masuk ke dalam rumah yang mewah dan bagus. Perabot yang mendominasinya pun terbuat dari ukiran jati asli. Kyai Rasyid adalah seorang ulama yang di percaya dalam kampung kami. Bukan saja punya pondok pesantren yang terkenal, tapi juga mempunyai kehormatan yang disegani masyarakat tempat tinggal sekitar.
9.4121.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Tatapan mata dan wajahnya terlihat rumit. “Tuan Besar Pertama, sudah menunggu Anda di halaman belakang.” kata Chara lagi sambil menunjukkan jalan kepada para tamunya. Cristan mengangguk dan ketiga orang tersebut segera menghilang ke dalam. …………………………………………………………………………………………………………………..
9.88.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
IPRIT

IPRIT

tanya Faruq ingin tahu. "Iya, itu batu ada sejarahnya juga, di saat Raden Kian Santang memberikan dakwahnya tentang Islam, Prabu Siliwangi tidak terima, beliau menggebrak batu di depannya, terbelahlah batu tersebut, maka dinamakan, Batu Belah," jelas Aki. "Anu, Ki, mau bertanya lagi," ucap Faruq malu-malu. "Mau tanya apa?"
1052.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Ketika Kamu Menjadi Aku

Ketika Kamu Menjadi Aku

Masalahnya, penampilan kasual Raden saat ini cukup hot, seperti menampilkan sisi lain yang tidak bisa ditunjukkan melalui jas kantor. Terlebih dada bidang Raden membuat pria tersebut semakin menarik. "Ayo kita segera pergi saja," ajak pria tersebut sembari memeriksa waktu. Cathleen mengangguk setuju. "Jadi kita akan pergi ke mana?" "Jakarta Akuarium--ah, tunggu!" henti Cathleen sebelum meeka berdua masuk ke mobil. Tangan Raden gagal membuka pintu dan bertanya, "Ada apa?"
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Jadilah Pedangku, Sayang!

Jadilah Pedangku, Sayang!

Ia pun berdecih dan memalingkan pandangan ke arah lain. “Sekarang adalah saat yang tepat bagi Yang Mulia untuk membawa Raden Ayu ke Ibu Kota.” Mustika menatap Kamakarna penuh keyakinan. Saran yang terlontar dari mulut selir tersebut membuat Kamakarna menaikkan alis kanannya. Sorot mata lelaki tersebut kembali terarah ke perempuan yang ada di hadapannya. Sang Putra Mahkota memicingkan mata. “Bagaimana caranya?”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
JODOHKU TERLIHAT CULUN TERNYATA SEORANG KONGLOMERAT

JODOHKU TERLIHAT CULUN TERNYATA SEORANG KONGLOMERAT

Rombongan itu pun berjalan masuk, menyisakan satu makhluk antik dengan dandanan norak di depan Pak Raden. "Mau apa lagi?!" bentak Pak Raden sok kuasa. "ih, eyke tau Kamu naksir berat eyke kan. Kenalin, Mila, gadis manis wangi merona sepanjang masa. Kalau pengin tau nomor hape saya usaha ya, cari saya didalam. Situ bujang kan?" Mila menepuk bahu Pak Raden dan berjalan kenes dengan pantat megaFmegolnya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR

PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR

“Ki Prana...! Aku dengar kaumenerima seorang tamu asing di rumahmu? Mana dia...!” Mendengar suara yang lantang dan berat itu, membuat wajah Ki Prana, istri, dan putrinya langsung panik dengan wajah pucat. “Dia Ki Jalak Ireng, tangan kanannya Juragan Srandak...!”kata Ki Prana dengan setengah berbisik. “Ki Prana temui saja mereka, dan katakan bahwa saya akan segera pergi dari kampung ini,”ucap Raden Anom.
8.620.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 742 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Menuju Matahari

Menuju Matahari

“Raden kaya raya? Siapa itu, Mak?” “Anu, Raden Jaladri, putra sulung Raden Mas Somanagara dari Karang Bendan,” jawab sang ibu, lalu malah terisak kembali, namun kali ini dengan nada berbeda. “Ya, Allah...! Kok ada penggede sebaik itu... Semoga beliau selalu dirahmati olehNya...” Saketi mendekat penasaran, begitu pula Remak.
9.526.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 632 kali sebagai makam raden kian santang
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Baca Semua Ulasan
Selir Sang Pangeran

Selir Sang Pangeran

"Mohon perhatiannya. Para Raden akan mengunjungi tempat ini." Kamandanu menyelesaikan makanannya dengan cepat, lalu ikut membungkuk bersama yang lain untuk memberikan hormat. Sesekali matanya melirik ke arah tiga orang putra panembahan tampak berjalan dengan gagahnya berbalut pakaian kebesaran mereka. "Aku dengar ada tamu yang datang mengunjungi Kanjeng Gusti. Yang mana orangnya?" tanya putra tertua yang bernama Raden Adiguna.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 464 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status