Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

Dia adalah Radipta. Radipta seorang pendekar muda dari Desa Kentaran. Dia jauh-jauh datang dari wilayah selatan untuk menemui Riris Manik di Sanggar Teratai Perak. Radipta berhenti ketika ada sosok pendekar yang berdiri di tengah jalan. ”Maaf, Kisanak, aku mengganggu perjalananmu,” kata Malibeng. ”Jalan mana yang menuju Sanggar Teratai Perak?”
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
CINTA DIBALIK CADAR

CINTA DIBALIK CADAR

Dan hebatnya, ini adalah hal yang sangat biasa bagi Reyhan. Mendapati sahabatnya dalam keadaan seperti itu. ***** Katrina mantap bernikab. Hal yang biasa lebih dikenal dengan sebutan cadar. Katrina telah menceritakan mimpinya semalam pada Aki dan Nini. Mereka bilang itu mungkin isyarat dari Allah SWT agar Katrina memakai Nikab seperti yang disunahkan oleh Rasullullah Saw. Katrina jelas tidak mau melewati kesempatan baik itu. Hari itu juga dia memutuskan untuk memakai cadar sebelum keberangkatannya ke Jakarta. Tentu hal itu sangat di dukung oleh seluruh anggota keluarga. Bahkan mereka tidak pernah menyangka kalau Katrina akan mengalami kemajuan iman secepat ini.
9.723.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 521 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Ramadhan Senja Di Taplau

Ramadhan Senja Di Taplau

Rama kembali duduk, siap jadi pendengar. "Ustad Marzuki Cokro pemilik pesantren Al-Kautsar yang di indaruang ( Indarung salah satu nama daerah dikota Padang yang terkenal dengan pabrik semen Indarung yang berada di daerah itu juga ), beliau mamintak kito samo-samo hadir ka panti asuhan Sanjaya beko sore untuk acara manyambuik bulan puasa jo( bersama ) anak-anak di panti." "Bundo surang se lah pai, kan ado sikaih!"
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Kelana Nirbatas

Kelana Nirbatas

Orang pertama telah selesai dan pergi, orang kedua sedang berada di ruangan, ia masuk lima belas menit yang lalu. Di meja seberang, tak jauh dari tempatnya menunggu, terlihat sebuah kalender lipat berlogo perusahaan yang ia lamar, tak lupa dengan foto latar berupa pemandangan pantai pasir putih dan lautan biru tenang yang sudah tak asing dilihatnya, itu adalah foto pantai di desanya, pantai Renjana namanya. Sebuah pantai indah nan elok yang beberapa tahun lalu sebenarnya jarang diketahui orang, berada di desa kecil bernama Bitung yang terletak di bagian pesisir selatan provinsi Banten, dibagian bawah peta. Bahkan, sampai tiga tahun lalu, hanya ada sebuah pelabuhan kecil dan tempat penampunga
9.93.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Istri Kecil Ustadz Tampan

Istri Kecil Ustadz Tampan

“ jelas Intan dengan sabar menjawab setiap pertanyaan dari Rayyana. Rayyana hanya ber 'O' ria saja. Kemudian, ia berjalan menuju ke ndalem. Karena sedang jam istirahat dan kebetulan hari ini adalah hari senin, para santri dan santriwati melaksanakan puasa sunnah Senin-Kamis. Sesampainya di ndalem, Rayyana mengucapkan salam sebelum masuk dan menunggu jawaban dari dalam. "Assalamu'alaikum warahmatullah," sapa Rayyana dengan sedikit berteriak. Karena suaranya yang kecil, kemungkinan tidak ada yang mendengarnya.
9.55.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Kakak Beradik 

Kakak Beradik 

Sofia sontak berteriak, itu terlihat sangat aneh. Ternyata itu panggilan dari Bibi Ratna, pemilik rumah yang aku sewa. Dia datang menjenggukku dan membawakanku sedikit makanan. Selain Nenek, Bibi Ratna adalah salah satu orang yang pernah peduli padaku. Ibuku membawa Vando keluar, mereka dengan cepat menemukan tempat tinggalku. Lokasi di sana agak terpencil.
9.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

tanyanya panik. Bima mengeluarkan kertas tua yang diberikan oleh Pak Surya sebelum mereka pergi. Gambar lingkaran dengan simbol-simbol aneh tergores di sana, bersama sebuah kalimat: "Di tempat akar pertama tertanam, di sana perjanjian ditulis." “Tempat akar pertama...” gumam Bima. “Mungkin pohon tua di ujung hutan ini. Kakek sering menyebutnya sebagai tempat asal keluarga kita.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Asmaraloka Sang Putri Pusaka

Asmaraloka Sang Putri Pusaka

Puluhan pasang mata menilai, mengukur, menimbang apakah ia datang sebagai tamu atau ancaman. Seorang pejabat tinggi Indragiri melangkah maju. Usianya matang, sorot matanya licin oleh perhitungan. “Rakai dari Majakirana,” ucapnya lantang. “Pangeran Raden Wijaya menerima kedatanganmu. Ikuti kami.” “Sekarang?” tanya Rakai. “Sekarang,” jawab pria itu tanpa senyum. “Beliau sudah menunggu.”
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Kidung Mayit

Kidung Mayit

Syuttt! Tiba-tiba horden tersibak dan dari luar jendela berdiri seorang wanita cantik dengan rambut terurai, memakai mahkota dan kemben berwarna merah dengan manik-manik seperti emas, beserta kain jarik yang melilit di pinggang. Widyawati menatap dengan senyum yang tertimbang, seolah menyambut kedatangan wanita misterius yang tidak tahu dari mana datangnya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
KAU CAMPAKKAN DIRIKU

KAU CAMPAKKAN DIRIKU

Ejek bu Ratih, segera mungkin memberitahu kepada Herman jika istrinya tidak pincang lagi. Mia, menghela nafas panjang karena sudah sampai di rumahnya. Tiba-tiba seseorang datang menemuinya, seorang ustadzah pemilik yayasan pesantren sekitar sini. "Assalamualaikum, Mia". Ucap bu Fatimah. "Wa'alaikum salam,bu Fatimah". Jawab Mia, tersenyum sumringah dan mencium punggung tangan bu Fatimah seumuran ibunya.
92.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status