Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

“Nah, begini, Nona. Katanya Sanditaraparan sedang memburu keberadaan Mpu Kumbhayoni, kan? Kalian panik tidak bisa melacak dia di mana, padahal dia tidak ke mana-mana. Kakang Jentra ini memang keras kepala kalau diminta bicara langsung, tidak ada harganya. Tapi… dia punya segudang rahasia. Aku tahu beberapa, tapi tak pantas kau ambil. Kalau kau mau, aku bisa tukar informasi Tukmas—itu maksudnya tukar mahar mas kawin, Nona, istilah desa untuk pertukaran info kelas berat—itu denganmu. Tapi bukan dengan diriku, Nona. Aku ini sudah tua, galak, suka makan pedas, dan perutku suka berbunyi saat sedang diam-diam. Kau tukar saja dengan Kakang Jentra!” Jentra Kenanga melotot ke arah Rukma. Wajahnya yan
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai makam aang nuh gentur cianjur
Baca
+Pustaka
Dekapan Hangat Papa Rivalku

Dekapan Hangat Papa Rivalku

Jadi Kama tidak perlu memikirkan penampilan Mikha. Kama menatap Mikha, tidak tajam hanya datar saja. Professional sekali, pikir Kama. Dengan suara beratnya, Kama berkata. “500 juta dan saya boleh menyentuhmu!” Degh! Kini giliran Mikha yang terkejut akan penawaran Kama. Menyentuh, maksudnya gimana yah? Namun Mikha pandai negosiasi. Berdiri bersender di meja rias, melipat kedua tangan di dada. Mikha membalas dengan tenang, mulai bernego kembali.
314 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai makam aang nuh gentur cianjur
Baca
+Pustaka
Suatu Hari, Aku Akan Menjadi Istrimu

Suatu Hari, Aku Akan Menjadi Istrimu

Kaus oblong bewarna abu-abu—yang meski harganya jutaan, tapi sudah terlihat lusuh, dengan dipadukan hotpans. Berbanding terbalik dengan Genta yang sepertinya baru pulang kerja, jika dilihat dari penampilannya yang masih memakai kemeja lengan panjang. 'Mas Genta mau ngapain ya ke rumah aku malam-malam?' "Ada apa, ya, mas?" tanya Gia. Genta melirik sekilas Ken yang duduk di bangku teras rumah Gia. Wajah asing itu terlihat penasaran dengan kehadirannya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai makam aang nuh gentur cianjur
Baca
+Pustaka
Sepanas Belaian Chef Jonathan

Sepanas Belaian Chef Jonathan

Tenggorokan Jonathan tiba-tiba kering dan kesulitan melanjutkan kalimatnya karena bila ia melanjutkannya maka ia harus membuka rahasianya dan dia belum siap. "Nggak mungkin, seingat aku nggak ada teman atau sodara atau siapa pun yang bernama Gendis di kehidupan Cakra," ucap Kaluna bingung. Cakra memang sering berpergian ke luar negeri untuk perjalanan bisnis tapi, tidak pernah sekalipun mantan tunangannya itu menceritakan pernah berkenalan dengan seolah wanita bernama Gendis. "Aku nggak tahu."
10130.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai makam aang nuh gentur cianjur
Baca
+Pustaka
ISTRI WARISAN SANG BILLIONAIRE

ISTRI WARISAN SANG BILLIONAIRE

Sambungan itu dialihkan ke Kamala sebab Ghazwan mulai pensiun dikarenakan kondisinya. Kamala gegas menyusul ke Bandung dan mengurus semua administrasi. Ini adalah pertemuan kedua antara Kemal dan Kamala setelah Khadijah membawa Kemal balita ke Jakarta dulu. Kamala enggan melihat Kemal pada awalnya sebab dia selalu merasa cemburu. Selama sembilan tahun dia menahan diri dan akhirnya berjumpa dengan kemal lagi disaat anak itu berusia 13 tahun.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai makam aang nuh gentur cianjur
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
QIEV
Hati-hati di tengah perjalanan membaca, kalian akan oleng. Padahal cluenya bertebaran mengarah sesuai keinginan para ayang tapi ... seperti biasa, di awal-awal kita suka berprasangka ... eeehh tebakannya salah .... Selamat membaca sampai tuntas!
Nur Azizah Cirebon
ma sya allah emang yah ga pernah gagal ni novel momy slalu menguras tenaga dan air mata ini baru bab awal2 walau slalu menguras air mata dan tenaga tp ttp selipan2 ny itubuat aku blajar lg untuk lebih kuat maacih momy sukses slalu
Baca Semua Ulasan
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Caramu tirakat sangat unik. Kalau pendekar lain, duduk bersila dengan memasang panca indera untuk menangkap getaran yang terjadi di sekitar." Orang ngomong jujur tidak percaya, gerutu Cakra dalam hati. Mahapatih pernah tidak percaya kalau ia adalah Cakra Agusti Bimantara, akhirnya repot sendiri. Ia sekarang pasti lagi kelimpungan mencari. "Aku benar-benar tidur, Kek," ujar Cakra. "Saking nyenyaknya sampai aku bermimpi." "Mimpi bercinta dengan angsa?" ejek Ki Gendeng Sejagat. "Atau mimpi bercinta dengan semut yang berbaris dinding karang?"
9.946.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai makam aang nuh gentur cianjur
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Telah terbit karya saya "Mengejar Cinta Puteri Bangsawan" bercerita tentang perjuangan Arjuna dalam mencari bapaknya untuk memenuhi persyaratan acara lamaran klan Angada. Bagi reader yang suka romantika cinta dengan latar cerita abad 21 dan abad 16, cerita ini cocok untuk diintip sejenak.
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Di depan mereka, sebuah Piano Grand Selaras yang kini telah dimodifikasi menjadi unit tempur akustik bergerak di atas platform bermotor yang didorong oleh Bagas dan Jagad. "Kita berada tepat di bawah pelataran Monas," bisik Kael, suaranya bergema di lorong sempit tersebut. "Jika koordinat Kakek Ardi akurat, ada sebuah ruang resonansi pusat tepat di bawah pondasi tugu. Di sanalah *The Celestial Gamelan* berada."
761 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai makam aang nuh gentur cianjur
Baca
+Pustaka
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

"Jemput tamu kantor Bang Kama, Abang sendiri?" "Oh, Abang ada janji bertemu dengan klien." jawab Kama dengan senyum tipis miringnya yang khas. "Kau sudah pulang ke Aceh lagi belum, Hiranur? Abang malah belum pulang. Tanggung, orang rumah Abang sudah hampir lahiran. Nantilah mungkin, kalau si Baby sudah bisa diajak pulang."
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai makam aang nuh gentur cianjur
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

“Cih! Itu baru 2 gigi!” Kama sangat ingin membuat Panji langsung ompong. Namun, Abista tidak lagi mendengar ucapannya. Tidak lama kemudian, Kama yang wajahnya memar-memar pun dikurung di aula leluhur Keluarga Angkola. “Introspeksilah dirimu di sini dengan baik.”
9.3256.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai makam aang nuh gentur cianjur
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Rini Hamid
beberapa kali baca novel diaplikasi ini, novelnya bagus, alurnya menarik, tp yg bikin bosan dan malas, terlalu panjang bab nya sampai ratusan bahkan ribuan, akhirnya.. malas sendiri dan memilih TDK melanjutkan membaca, sebagus dan semanarik apapun pasti bosan.......... semoga novel ini tdk demikian
Tetty Mulyowati
semoga cerita. ini tdk melulu tentang wanita yg tertindas,dianiaya dibuly,selalu jd korban pelecehan dan penganiyaan....sedih saya wanita yg ingin membaca dan mendengar wanita yg bahagia aman,nyaman,dan disayangi...apa trend nya begini cerita2 sekarang....
Baca Semua Ulasan
Expect The Glimmer [Indonesia]

Expect The Glimmer [Indonesia]

“Maafin Kakak karena sudah memperlakukan Cakra dengan tidak baik. Setelah Ibu tidak ada, Kak Guntur yang akan menjaga kalian berdua. Cakra mau?” Ketegangan terjadi di rumah keluarga Gentara Pamungkas. Pria berumur 56 tahun itu sudah sangat meradang saat mendengar celoteh Angkasa yang tidak masuk akal. Istrinya pun sama saja, Sekar seolah tak terima dengan apa yang diucapkan oleh calon menantunya ini. “Apa maksudnya ini, Angkasa?!” Gentara teriak membuat penghuni rumahnya semakin menunjukkan wajah tegang.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai makam aang nuh gentur cianjur
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Silver Eyes
PUEBI-nya rapi banget. Narasinya bagus pakai showing. Sesuai selera bacaan yang aku suka. Diksinya beragam nggak ngebosenin. Ceritanya sarat muatan lokal. Perbedaan kelas sosial di sini digambarkan dengan apik. Tulisan yang cantik.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status