Bara Dendam Sang Prabu Boko
“Nah, begini, Nona. Katanya Sanditaraparan sedang memburu keberadaan Mpu Kumbhayoni, kan? Kalian panik tidak bisa melacak dia di mana, padahal dia tidak ke mana-mana. Kakang Jentra ini memang keras kepala kalau diminta bicara langsung, tidak ada harganya. Tapi… dia punya segudang rahasia. Aku tahu beberapa, tapi tak pantas kau ambil. Kalau kau mau, aku bisa tukar informasi Tukmas—itu maksudnya tukar mahar mas kawin, Nona, istilah desa untuk pertukaran info kelas berat—itu denganmu. Tapi bukan dengan diriku, Nona. Aku ini sudah tua, galak, suka makan pedas, dan perutku suka berbunyi saat sedang diam-diam. Kau tukar saja dengan Kakang Jentra!”
Jentra Kenanga melotot ke arah Rukma. Wajahnya yan
Bab Populer