Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Asmaraloka Sang Putri Pusaka

Asmaraloka Sang Putri Pusaka

Puluhan pasang mata menilai, mengukur, menimbang apakah ia datang sebagai tamu atau ancaman. Seorang pejabat tinggi Indragiri melangkah maju. Usianya matang, sorot matanya licin oleh perhitungan. “Rakai dari Majakirana,” ucapnya lantang. “Pangeran Raden Wijaya menerima kedatanganmu. Ikuti kami.” “Sekarang?” tanya Rakai. “Sekarang,” jawab pria itu tanpa senyum. “Beliau sudah menunggu.”
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Kidung Mayit

Kidung Mayit

Syuttt! Tiba-tiba horden tersibak dan dari luar jendela berdiri seorang wanita cantik dengan rambut terurai, memakai mahkota dan kemben berwarna merah dengan manik-manik seperti emas, beserta kain jarik yang melilit di pinggang. Widyawati menatap dengan senyum yang tertimbang, seolah menyambut kedatangan wanita misterius yang tidak tahu dari mana datangnya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
KAU CAMPAKKAN DIRIKU

KAU CAMPAKKAN DIRIKU

Cuman bisa berucap dalam hati, kakinya terasa lemas berjalan keluar kamar. "Aku gugup, Nindi". Bisik Mia, mencekram lengan temannya itu. "Ee..Ini akad nikah keduamu loh, masa gugup?". Nindi,mencolek pinggang temannya itu. Mia,cengir kuda dan melangkah kakinya menuju ruang tamu. Terlihat jelas, orang-orang banyak berdatangan sampai rumah mang Seto penuh seketika.
92.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Simpanan Cantik Sang Presdir

Simpanan Cantik Sang Presdir

Arini walaupun dia adalah adik dari Abraham, tetapi di sini dirinya memilih untuk mendampingi santira karena kakaknya Abraham sudah didampingi oleh Elsyam dan juga Tuhan Alfon. "Ayolah, jangan menolak. Nanti aku bantu ya barang-barangmu yang akan dibawa ke apartemen." Santira langsung saja mengangguk setuju. Mana mungkin dirinya akan menolak permintaan orang-orang baik seperti mereka itu. "Ye, Tante santira mau tinggal bersama dengan kita." Si kembar pun merasa bahagia karena memang mereka juga dekat dengan santira pembawaannya yang humoris membuat anak-anak menjadi lebih dekat lagi dengan Santira itu.
8.57.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Mereka segera menepi dan bersembunyi di balik semak untuk mengetahui siapa yang akan lewat. Ada dua orang yang sedang berjalan. Mereka bicara dengan suara lirih namun terdengar jelas. Menilik dari pakaiannya mereka bukan pengembara biasa tapi seorang Rakai atau putera seorang Rakai. Cayapata mengamati lebih seksama dan ia yakin bahwa kedua orang ini adalah wangsa Sanjaya. Kain yang dipakai orang itu tidak berwarna biru seperti yang biasa dipakai para Rakai wangsa Syailendra tapi berwarna kesumba, menandakan mereka adalah pengendali api. Samir atau kain penutup dada mereka juga berwarna oranye kemerahan khas wangsa Sanjaya. Cayapata dan dua orang temannya mencoba menangkap pembicaraan mereka.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Anjani berpikir sebentar lalu berkata, “Sutarangga. Setahuku ia ditempatkan di kota ini untuk menjaga gudang-gudang garam milik Gusti Raden.” Yang dimaksud Gusti Raden adalah ayah dari Sukma Harum. “Bagus. Ajaklah dia lalu sewalah sebuah kapal untuk berangkat ke Pulau Sepingkan. Aku ingin kalian berdua menjaga Amara dari jauh. Seringlah mengirimkan kabar tentang perkembangan di sana!” “Baik. Segera saya laksanakan, raden!” “Terima kasih. Bergegaslah!”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Me And My Dad

Me And My Dad

Ucap pak Raden “Iya pak,” jawab Aneet. “Aneet turun sebentar ya oma.” pamit aneet “Mau ditemani?” tanya Ana “Biar Ying dan yang saja yang temani Aneet Mah.” sahut Gayang Pak Raden membuka pintu mobil dari kemudi. Mereka bertiga turun dan berjalan masuk kedalam, mereka mencari-cari bunga kesukaan Aya yaitu tulip berwarna putih. Mereka memisahkan diri dan terus mencari dengan cermat.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Antara Aku Dan Kamu

Antara Aku Dan Kamu

tanya Damian penuh curiga. "Tadi, Aslan sama Om Rudi ngintip orang pacaran. Terus, tiba-tiba Om Rudi ngomong. Gini amat ngontrak di bumi, lebih baik pindah ke saturnus aja deh. Yaudah, karena Papa sama Mama pacaran, Aslan juga ngomong gitu." Damian mencium pipi Aslan lalu menjawab, "Suka-suka Aslan aja deh, yang penting senang."
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Sangkar Pernikahan

Sangkar Pernikahan

ucap Salwa sambil menghapus air matanya. Saat jam delapan malam, Zidan tiba-tiba masuk dalam kamar Salwa dan menyimpan baju gamis yang memiliki warna senada dengan bajunya. “Pakai itu dan kita berangkat malam ini ke pesantren,” pinta Zidan sambil menatap Salwa yang masih terlihat lemas.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Istri Ketiga Mas Endara

Istri Ketiga Mas Endara

tanya Endara tiba-tiba saja lelaki itu mengingat jagoan kecilnya yang tidak ada di dalam gendongan sang istri. “Jagoan kecil kita aman bersama dengan Afia dan juga Jasmin di sana.” Dara menunjuk ke arah seberang, tepatnya di mana sang pemilik acara akan duduk. Di atas panggung dengan tinggi yang tidak seberapa itu akan menjadi tempat singgah sang tuan rumah saat menggelar acara.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai makam raden kian santang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status