WARISAN DARI BAPAK
Aku dan Mas Lian makan sepiring berdua. Kami memang sering begini, supaya keromantisan kami tetap terjaga.
"Makan sepiring berdua, enak bener nggak harys nyuapin anak," ucap Mbak Ambar.
"Kamu nyinyir sekali lagi, kujahit mulutmu, Mbar!"ucap Mbak Ratih.
Bapak hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan kami. Mas Helmi makan dengan rakus, seolah ia tak ingat dengan kejadian tadi siang.