Catatan Luka Istri Rahasia
"Lebih sakit daripada kamu sekarang ini. Karena selama setahun, Kinanti, setahun aku diginiin. Kamu baru sehari."
Kinanti diam. Menunduk dalam. Saat itulah, aku mengusap bawah mata agar make up-ku tidak luntur. Namun, air mataku tidak bisa tertahan, dan lolos begitu saja. Sepertinya, dia sudah mengerti, jadi, aku bisa pergi. Menuju kamar di lantai dua untuk retouch make up. Acara Mas Satya tidak boleh kacau hanya karena air mataku.
Setibanya di kamar, aku hanya perlu mengoleskan sedikit concealer di bawah mata, juga eye shadow peach karena tema make up-ku malam ini ala Korea. Juga menambahkan liptint merah di tengah bibir. Siap.
Hot Chapters