Bara Dendam Sang Prabu Boko
Laju gerakannya sulit ditebak, melayang melewati celah-celah tajam gulungan air Sriti, menghindari setiap proyektil lumpur beracun yang melesat bagai anak panah, tanpa menyisakan jejak.
"Ketahuilah, Sriti," ujar Rahastya, suaranya tenang namun mengandung kekuatan yang mendalam, membungkus setiap kata dengan kebijaksanaan purba, "bahwa setiap kekuatan yang dilandasi nafsu akan sirna dengan sendirinya, laksana embun yang mengering di terik matahari. Ambisimu yang melahap jiwa dan akal sehatmu akan menjerumuskanmu pada kehancuran! Akankah kau biarkan itu terjadi?"
Bab Populer