EUFORIA
Aku sangat menginginkannya, menantikannya, atau entahlah apa lagi kata yang bisa mendeskripsikan harapan ini.
Aku tidak bisa berkata banyak, sebab tiada hal yang ingin aku sampaikan padanya. Namun, jika tidak memiliki rasa malu, aku mungkin harus berterima kasih padanya yang telah setia menemani kesendirianku. Tentu saja, itu hanya sebuah ungkapan ketika dia selalu ada di layar, pastinya aku tetap melakukannya sendiri dengan tanganku.
Sungguh malang dan menjijikkan.
Hot Chapters