Jebakan Cinta sang CEO
Aku yakin dia memuji seperti itu supaya kami membeli pakaian yang sedang kami coba dan juga berbagai keperluan pernikahan lainnya seperti cincin pernikahan, sepatu, dan perhiasan.
“Tentu saja.” Pak Malik merapikan pakaian kemudian berdiri di sampingku dengan dada yang membusung.
“Siap ya, satu…, dua…, tiga….”-pegawai itu melihat hasil foto sebentar-“bagus. Sekarang ganti gaya ya. Kalian berdua berhadapan. Kak Malik memegang pinggang calonnya, lalu kakak perempuan pasang kedua tangan di dada Kak Malik.”