Tetanggaku Maduku
Entah takut atau malu, yang pasti dia tertangkap basah.
Aku berjalan cepat ke arahnya dengan sapu di tangan. Sari terdiam, kemungkinan masih syok. Aku beralih pandang ke lantai, ada play station dan beberapa barang koleksiku. Tas, sepatu juga. Ya ampun, dasar wanita jalang!
"Apa yang Mbak lakukan dengan barang-barang ini? Dan ini ...."
Aku memungut play station milik Rafli, hadiah dari pamannya, Azam. Barang itu retak, sudah dipastikan rusak. Bagaimana aku menjelaskan pada Rafli besok?
Hot Chapters