Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PETAKA MADU BARU

PETAKA MADU BARU

Dia masuk kembali ke dalam rumah dengan kondisi wajah yang sudah penuh bekas kaki ayam yang berlumpur dan rambut dan kulit yang sudah penuh bulu ayam. "Hueek ... Ayam sialan!" sungutnya sambil menghentakkan kaki di lantai. Kulihat ekspresi Adelia yang terlihat menahan tawa sedang aku menggeleng pelan sambil tertawa jahat dalam hati. "Rasakan!"
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai malapetaka
Baca
+Pustaka
SENDIAKALA

SENDIAKALA

Seorang wanita menyambut dengan hangat, mempersilakan, mengiringi kami untuk memasuki rumah berwarna ini. Aku mengikuti langkahnya, menyusuri setiap sudut dari halaman rumah warna-warni ini dengan mataku. Dan beberapa detik saja, mataku tertuju pada sebuah ukiran bangunan yang bertuliskan Panti Asuhan Asih. Sungguh, hatiku sedikit pilu membacanya. Aku terlalu fokus pada kegembiraan anak-anak itu kala menemui Mbak Aiza, sampai tidak menyadari jika mereka adalah anak-anak hebat yang dititipkan di sini.
464 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai malapetaka
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

Entah takut atau malu, yang pasti dia tertangkap basah. Aku berjalan cepat ke arahnya dengan sapu di tangan. Sari terdiam, kemungkinan masih syok. Aku beralih pandang ke lantai, ada play station dan beberapa barang koleksiku. Tas, sepatu juga. Ya ampun, dasar wanita jalang! "Apa yang Mbak lakukan dengan barang-barang ini? Dan ini ...." Aku memungut play station milik Rafli, hadiah dari pamannya, Azam. Barang itu retak, sudah dipastikan rusak. Bagaimana aku menjelaskan pada Rafli besok?
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai malapetaka
Baca
+Pustaka
MENANTU AMBURADUL
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 49 LAST EPISODE H Oleh: Kenong Auliya Zhafira Dyra sengaja berjalan lebih cepat untuk memastikan keberadaan Malik di taman belakang. Takutnya itu hanya tipuan belaka. "Aku lihat Malik dulu ada apa enggak, Mbak. Bentar," ujarnya sembari mengintip dari balik tembok. Ia dapat melihat pria bernama Malik itu tengah memainkan ponselnya. "Oke, Mbak ... Malik beneran ada di sini," ucapnya lagi setelah memastikan kebenarannya.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai malapetaka
Baca
+Pustaka
Kyraka

Kyraka

"Raka. Raka Akmana." "Eh?"
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai malapetaka
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai malapetaka
Baca
+Pustaka
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Seekor anak anjing golden retriever kecil yang kurawat beberapa hari lalu berlari mendekat. Aku menamainya Amala, yang berarti malaikat kecil. Aku berharap jiwa bayiku bisa kembali padaku, semoga aku diberi kesempatan memeluk anak ini sekali lagi. "Ayo, Amala," kataku, menggendong anak anjing itu. "Kita pulang." Matahari Lautan Elaris mulai terbenam, memancarkan cahaya hangat keemasan pada kami.
56.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai malapetaka
Baca
+Pustaka
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

Bagaimana bisa tenang sementara dosa mengambang di pelupuk mata. Keukeu memanggil para kupu-kupu malam dengan tepukan tangan. Ia mengumpulkan mereka di sebuah ruangan khusus dengan cahaya remang-remang. “Selamat malam, ladies – para pembuat desahan manja yang membahana, pemberi kenikmatan dunia tiada tara, dan penarik mesin ATM berjalan yang meresahkan dapur orang lain. Malam ini, akika perkenalkan penghuni anggota Rumah Butterfly. Namanya Santi, usia 18 tahun. Dia akan mengawali kariernya di sini sebagai the next mega bintang,” terang Keukeu.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai malapetaka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status