Hey, Danish!
“Tunggu bentar, aku malu!”
Dua wanita paruh baya di sana tertawa dengan suara gema yang memenuhi seluruh sudut rumah. Di sisi lain, Sayna kasihan melihat Danish dipermalukan sampai sebegitunya oleh Melia. Dia pasti malu berat, Sayna bisa merasakannya, dari seberang sini pun Sayna bisa melihat telinganya yang memerah.
“Pake malu segala, biasanya juga malu-maluin,” kata Melia usil. “Kamu lupa ya, kapan hari bawa Sayna ke sini terus merengek-rengek minta diusapin minta di—”
Hot Chapters