Keperkasaan Tukang Kebon
"Kan bahaya kalo Papa salah ngerti."
"Ahh... Papa..." Maya mendesah, kepalanya terlempar ke belakang.
"Jadi Mama beneran mau?" Pak Karyo bertanya lagi, jarinya bergerak dengan ritme yang sempurna. "Mau Papa apa?"
"Mau Papa... ahh... mau Papa e***t aku," Maya akhirnya menggunakan kata yang paling vulgar, sudah tidak peduli lagi. "Di sini, di counter."
"E***t?" Pak Karyo mengulang, matanya berbinar puas. "Mama yakin mau die***t di dapur?"