Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

Malu maluin! "Heh malah nangis! Sudah dewasa laki laki kok nangis bikin malu aja! Kenapa?apa kamu gagal hah!?" "Ma Andra di tolak mentah mentah oleh gadis itu ma huhuhu Andra sakit hati ma! andra gak terima penolakan! Huhuhu!" "Lah di tolak aja kok nangis! Cemen!" ejekku. "Tapi Andra sudah cinta mati dengan gadis itu ma!Andra gak mau tau pokoknya Andra harus bisa dapetin gadis itu ma gimanapun caranya! Mama harus bantu Andra!"
1038.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai malu tapi mau
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Mesum

Tuan Muda Mesum

"Apaan sih, lu, Ci? Bukannya belain, malah nyalahin gue." "Jelas lo salah, bego! Si tuan minta jus jeruk pakai pencahar pasti buat si cewek itu, kayaknya dia males sama tu cewek makanya minta lo bikinin itu. Lo yang kelewat bego, segitu si tuan udah kasih isyarat jelas tapi lo masih aja plongo." "Walah, huwaaaaaaa! Gue kok gak kepikiran sampai kesitu, Ciii. Gue harus minta maaf sama tuan mesum, semoga dia belum nemuin Bu Ayu."
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai malu tapi mau
Baca
+Pustaka
ISTRI RAHASIA TUAN MUDA

ISTRI RAHASIA TUAN MUDA

“Iya Bu?” “Kamu … udah punya pacar?” Wajah tembam dan gemoy Maura merona karena tiba-tiba Ditanya soal pacar. Dia kemudian menggelengkan kepala. “Belum, Bu.” “Em … Ada rencana punya pacar dan rencana nikah?” Malu-malu, Maura menjawabnya. ‘’Ya ada atuh Bu. Masa gak ada. Kalau bisa mah sekarang juga, kalau ada calonnya mah, mau."
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai malu tapi mau
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Merajuklah dikau = Kalo mau ngambek, ngambek aja sana. Payah nak cakap samo dikau = Susah kalo ngomong sama kamu. Banyak betul kemauan budak satu ni. Nak ini nak itu = Banyak banget keinginan anak satu ini. Mau ini mau itu.
1068.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai malu tapi mau
Baca
+Pustaka
MANTAN WITH BENEFIT

MANTAN WITH BENEFIT

Aku … ingin begini selamanya. ”Aku mau dong buahnya,” kataku. ”Oh? Mau yang mana?” Tangannya masih menggenggam sebuah apel. ”Aku maauuu ….” rengekku dengan manja. ”Iyaaa ... mau yang mana? Apel? Jeruk? Pear?” ”Gak ... aku enggak mau semuanya!” bantahku. ”Loh? Katanya mau buah? Yang mana nih?” Khalisa tampak kebingungan.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai malu tapi mau
Baca
+Pustaka
Aku Tak Mau DiMadu

Aku Tak Mau DiMadu

"Kenapa kalau mau Magrib?" "Wanita hamil nggak boleh keluar pas Magrib-Magrib, pamali." "Pamali itu apa?" Yumna tampak tidak mengerti. "Pamali itu istilah jaman dulu, Nak. Yang artinya nggak boleh dilakukan, karena takutnya akan terjadi hal yang buruk." "Tapi ini 'kan zaman modern, Umi. Memang masih ada, ya, orang pakai istilah zaman dulu begitu?"
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai malu tapi mau
Baca
+Pustaka
Maaf, Merebut Suamimu

Maaf, Merebut Suamimu

"Bukankah kau yang tidak ingin keluar?" "Aku ingin kita pergi berlibur, aku bosan." Rengek Gilsha manja, dia kini sudah berganti lagi dengan pakaian santai untuk dirumah. "Aku mau ke luar negri, apa boleh?" "Tentu tidak Gilsha! kau sedang mengandung."
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai malu tapi mau
Baca
+Pustaka
Bagaikan Menu Warteg

Bagaikan Menu Warteg

ucapku ketus "Malu? Untuk apa malu Dek? Aku cuma sekedar sharing sama Mbah tentang seorang wanita yang menangis karena suaminya meminta haknya. Apa itu salah?"ucapnya santai "Salah! Itu sangat salah!"protes ku "Salahnya dimana?"jawabnya "Mas! Bukankah kamu sudah pernah menikah. Jadi apa gak malu kamu bertanya hal seperti itu kepada Mbah!"ujarku dengan nada tinggi
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai malu tapi mau
Baca
+Pustaka
Aku bukan yang Pamanku Mau

Aku bukan yang Pamanku Mau

Matanya menunjukkan keinginan yang belum sepenuhnya reda, namun nada suaranya jujur. Raiya menggeleng. Ada malu di wajahnya, ada lelah yang jelas terlihat, tetapi tidak ada penyesalan. “Aku baik-baik saja,” jawabnya singkat. Malam itu pun berlanjut tanpa tergesa. Mereka berpindah ruang dengan langkah yang lebih tenang. Tidak ada lagi dorongan untuk membuktikan apa pun. Setiap menit diisi dengan kesadaran baru tentang kedekatan yang telah mereka bangun.
546 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai malu tapi mau
Baca
+Pustaka
Anakku Mau Selingkuhan Jadi Ibunya

Anakku Mau Selingkuhan Jadi Ibunya

Dia terlihat bagaikan bunga malam yang mekar sempurna. Hendra menggenggam tangannya, menatapnya dengan tatapan penuh kelembutan. Namun, saat itu juga, aku melihat salah satu sudut gaun tercemar cairan tidak jelas. Rasa mual menggelitik di lambungku. Aku mengetik dan mengirim balasan singkat. [Semua kau ambil saja.]
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai malu tapi mau
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status