DALAM DEKAPAN WANITA MALAM
Ragu Joya menekan tombol ‘Play’ pada alat itu.
“Joya sayang, maafkan mama yang memilih pergi tanpa pamit. Maafkan mama, sungguh maafkan mama.” Suara Maya terdengar bergetar, serak, penuh rasa bersalah. Kemudian dijeda oleh tangisan.
“Mama tidak kuat lagi, Nak. Mama lelah, mama hanya akan menjadi beban buatmu dan Papa.” Suara tangis Maya terdengar lagi.