MANT(en)AN
“Makanya lo jawab pertanyaan gue. Kenapa lo bisa berurusan sama berandal SMA sebelah?”
Aku menghela napas panjang, lalu berusaha bangkit meskipun masih merasakan sakit di sekujur tubuh dan duduk. “Kemarin temen-temen mereka dateng ke gue nantangin gue kelahi. Gue lawan dan mereka kalah semua.”
“Jadi, yang tadi ceritanya mereka balas dendam sama lo?”
“Kayaknya, sih, begitu.”
“Gue tahu elo, kok. Elo preman sekolah yang terkenal judes itu, kan? Katanya nggak ada yang mau temenan sama lo di sekolah. Mereka nggak mau kena masalah.”
Bab Populer