MADU SATU MERTUA
lanjut Mama dengan netra berkaca-kaca.
Aku memeluk wanita yang telah membesarkaku dengan penuh kasih sayang itu. Entah kenapa, Mama menangis, membuat akupun melakukan hal yang sama.
“Apa yang menurut Mama baik, maka aku akan mengikutinya, Ma. Tapi, apakah Mas Danang mau dijodohkan dengan anak ingusan sepertiku?” tanyaku saat masih berada dalam dekapan Mama.
“Danang anak yang penurut. Ia pasti mau,” janji Mama.
인기 회차