Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

Tanya ku kepo "Biasa Mbak, lagi belanja. Aku males kalo suruh nunggu dia belanja, ribet. Mending aku nunggu diluar aja. Eeh gak taunya ketemu Pak De disini." "Oh iya Mbak, selamat ya sekaranh uda sukses. Uda punya toko juga. Bener-bener wanita hebat deh Mbak Ida ini." Puji Dendi yang membuat ku tersipu malu
1066.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai mang idin
Baca
+Pustaka
Petarung Terakhir Dewa Iblis

Petarung Terakhir Dewa Iblis

Idris menyipitkan matanya dan melempar senyuman dingin kepada Kian “aku akan bersujud depanmu dan menyebutmu dengan sebutan Tuan” Idris menyeringai dengan tertawa kecil kepada Kian. “apa yang kamu tertawai?” Kian melipat tangannya di depan dadanya Idris melirik Vina yang masih terdiam disitu dan mengeluarkan kartu hitamnya “Vina tolong minta managermu kemari, dan lakukan pembayaran” Idris memerintahkan Vina untuk memanggil Managernya agar menjelaskan segalanya disini
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai mang idin
Baca
+Pustaka
Kau Curi Istriku Kunikahi Mantanmu

Kau Curi Istriku Kunikahi Mantanmu

Idris PMA : Nomor 23, lapar, Ndan! Olavius Aristide : @Bang Idris, typo, ya? Felix HKB : Kayaknya Bang Idris memang beneran lapar. Sagara Naradipta : Aku ngikik, sampai lupa nomor mobil. Asher Syandana : Pokoknya aku masih anteng di mobilnya Mas Rylee. Chesta Kalingga : Aku juga nebeng di Mas Rylee. Zavian Brijaya : Aku bacanya, sedeng Mas Rylee.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai mang idin
Baca
+Pustaka
BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

lidah yang meliuk-liuk meneteskan lendir dari sela-sela taringnya yang panjang. "Aku rasa, ini cukup untuk mengisi energiku yang mulai lemah." Ucapnya menyeringai penuh arti. Tok ... Tok ....! Suara ketukan pintu membangunkan Idin, pemilik pondok kayu itu. "Iya tunggu sebentar." Terlihat seorang laki-laki melihat keluar rumah. Karena tidak ada Siapa-siapa laki-laki itu menutup pintu kembali.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 452 kali sebagai mang idin
Baca
+Pustaka
Idola Ranjang

Idola Ranjang

Apa pria ini memang berniat meniduri gadis 19 tahun? Pria itu menatap manik mata hitam kecokelatan gadis di bawahnya. Sangat kontras dengan manik matanya yang sebiru samudera. Pria itu tau, seberapa takutnya gadis bernama Flower, yang sebentar lagi akan dia ubah menjadi wanita itu. Gerak gamang bola mata Indah nya, memberitahunya jika gadis takut. Gadis itu sangat ingin memberontak tapi tak bisa. Bibir mungilnya yang merah, bergetar kecil seakan memanggilnya untuk segera menyentuh membagi kelembutannya. Dia tidak tahan, pria itu pun akhirnya mengecup dan membawa bibir Flower dalam lumatannya.
1029.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mang idin
Baca
+Pustaka
Bulu Perindu

Bulu Perindu

Adelia melepaskan pelukannya. “Apa?” “Kamu sama Anjani,” ujar Adelia singkat. David tahu istrinya tengah cemburu. “Sayang ... Kan aku sudah bilang....” “Aku juga pernah magang, Vid. Nggak segini amat perilakuku sama pembimbing. Apalagi sekarang magangnya udah kelar. Udah selesai dong urusan kalian?” ketus Adelia. “Perilaku yang gimana sih?”
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai mang idin
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

****** Keesokan harinya… Disuatu tempat dimana seorang penguasa tengah melayangkan banyak barang dihadapan para anak buahnya. Lelaki yang masih muda dan memiliki wajah yang rupawan itu tengah meluapkan emosinya yang membara. "Bagaimana bisa kalian kehilangan wanita itu?" teriaknya untuk kesekian kalinya. "Maaf Tuan muda. Saya tadi ke kamar mandi. Wktu itu masih ada Ridwan yang menjaganya."
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai mang idin
Baca
+Pustaka
Bunga Ilalang, Mahkota perawan desa

Bunga Ilalang, Mahkota perawan desa

#Bunga ilalang #part 19_Ketemu_mertua "Perkenalkan, Ma, Pa, ini Syahdu istriku." "Kamu pikir Mama bakal kaget terus pingsan gitu dengar itu. Mama sama Papa sudah hafal dengan keisenganmu." "Eh, kali ini beneran, Ma, Adit nggak iseng. Ini bini baruku." "Jangan-jangan kamu nemu perempuan gila ini di jalanan terus kamu bawa pulang, Dit."
1035.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 779 kali sebagai mang idin
Baca
+Pustaka
Noda Dalam Luka

Noda Dalam Luka

Daripada tinggal di hutan bersama monster kejam. Sepuluh bulan berlalu dengan cepat sekali. Kabar berita yang aku dengar dari seseorang di media sosial, yang bernama Ida. Ida ialah tetangga dari Bik Sum di kampung. Dia mengabarkan bahwa Edi telah meninggal dunia. Karena disebabkan jatuh dari motor gunungnya ,saat sedang mengojek kayu di hutan.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai mang idin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status