Adinda
Sejak dia duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama, dia sudah terbiasa dengan minuman seperti itu.
Di Sekolah Menengah Pertama dulu dia dijuluki Dewa Judi, sedangkan pada Sekolah Menengah Atas dia dikenal dengan nama Giyo si pembantai. Semua itu didapatnya bukan semata hanya gurauan semata. Namun, dia memang penakluk meja judi dan Bilyard. Bahkan, dalam satu malam dia mampu meraup uang belasan juta pada meja judi, maupun meja Bilyard. Sayangnya, pendidikannya harus terputus ketika menginjak kelas XI. Pengaduan demi pengaduan atas kenakalan yang dia perbuat selalu diterima pihak sekolah.
Hot Chapters