Permainan Kakak Kandungku Yang Janda
Aku kasih tanda dengan spidol permanen, kalau-kalau ada kejanggalan lagi.
"Ada, Bang, ada. Buat ntar-ntar, sekarang pakai yang ini, ya, Bang. Seksi 'kan aku, Bang?" Dengan konyol aku bertanya. Ah, sudahlah, kamu memang gila, Nur.
"Hem, ya, kamu begitu cantik, Nur Sayang. Aduh, kamu kenapa tahu warna itu kesukaan Abang banget? Abang minta kamu beli yang warna merah menyala itu karena Abang lihat waktu di sana ya banyaknya warna merah sama item." Bang Panjul mendekat dengan hasrat liarnya. Aku pun segera bersiap-siap.
Bab Populer