Dekapan Hangat Sang Mantan
Lampu gantung di atas masih berkilauan, memantulkan cahaya ke setiap sudut, tapi tidak ada kehangatan di sana—hanya dingin yang merayap, dingin yang lahir dari pengkhianatan dan amarah yang membara.
Bu Ratna berdiri dari kursinya dengan gerakan yang tidak terduga cepatnya untuk seorang wanita seusianya. Tubuhnya yang kurus namun tegap bergerak maju, dan sebelum siapa pun bisa menghentikannya, tangannya yang keriput melayang di udara.
Tamparan.