Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ABNORMAL

ABNORMAL

Liliana pasti akan sangat kesakitan. "Betul sekali Baby-ku, ayo kita mandi bersama, Papi hanya ingin kamu menggosok punggung Papi yang gatal ini," kata pria paruh baya itu sambil menerobos masuk ke dalam kamar mandi. Liliana kini hanya bisa menelan saliva. Ketakutan sudah menjalar sukma. Rasa cemas pun sudah serasuk jiwa. Bolehkan untuk sekedar menolak untuk sekali ini saja. Karena pangkal pahanya masih berdenyut ngilu.
9.96.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 222 Beses bilang mangled
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

Acara lelang pun hancur lebur oleh pertikaian yang belum usai. Saat Justin ingin melangkah, Jackob menghadangnya dan memukul pundaknya. Alina terhuyung jatuh ke lantai, tubuhnya tak seimbang, penglihatannya mulai buram. "Hentikan, Jackob!" teriak Justin. Musuhnya tersenyum sinis, menarik kerah Justin dan mencengkeram rahangnya kuat-kuat. "Kau seharusnya tahu, jika kalian ingin selamat!" tegas Jackob. Sebuah pisau di tangan kanannya telah siap menancap sempurna, akan memberikan sayatan tajam. "Cepat tanda tangan!" perintahnya arogan. "Hentikan!" Jonathan berseru dengan suara baritonnya. Tanpa belas kasihan, Jackob melayangkan tusukan pada Justin hingga darah mengucur dan Justin meringis kesak
929 viewsOngoingIdinagdag sa Library 18 Beses bilang mangled
Read
+Library
Sang mantan

Sang mantan

Bio mengkode pada Inka jika Mohan sudah pergi, secepat kilat Inka melepaskan pelukannya pada Kanz, menendang kaki Kanz serta mendorong tubuhnya. Membuat Kanz yang tak siap pun terjengkang jatuh terhempas ke belakang. "Awhh!" ringis Kanz kesakitan saat punggungnya jatuh menyentuh tanah dan nyeri pada kakinya yang di tendang Inka.
13.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 377 Beses bilang mangled
Read
+Library
Broken

Broken

Namun, ia tak bisa menemukan jawaban atas pertanyaan yang datang dari dirinya sendiri. “Dek!” seru seorang pria mengagetkan Andre. Andre tersentak saat ia mendengar suara itu, yang terasa begitu dekat dengannya. Ia yang hampir saja berubah menjadi patung pun segera kembali normal. “Ya?” tanya Andre yang terkejut. “Adek gak lagi ngapa-ngapain, kan?” tanya seorang pria dengan sekarung beras sepuluh kilogram di pundaknya.
1013.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 306 Beses bilang mangled
Read
+Library
HURT

HURT

jerit Joon dalam hati. ++++ Catatan: [1] Mwo? : Apa? [2] Noona : Kakak perempuan (diucapkan oleh laki-laki yang lebih muda) [3] Mian : Maaf (informal) [4] Jinjja? : Benarkah? [5] Ne : Iya [6] Hyeong : Kakak laki-laki (diucapkan oleh laki-laki yang lebih muda) [7] Oppa: Kakak laki-laki (diucapkan oleh perempuan muda)
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 118 Beses bilang mangled
Read
+Library
MONSTER

MONSTER

Ingat Irish dengan mulut penuh nasi goreng. "Yaelah mbul. Bener-bener ya lo jadi temen nggak ada ngedukungnya sama sekali." Aku menatapnya malas. "Nggak gitu An." Sanggah Anna, "gue bakalan dukung lo asal jangan sama si buldozer itu. Serius deh gue bisa kenalin lo sama temen gue yang lain. Ada Mario, ada Reandra, ada banyak yang mau sama lo. Cuma mata lo udah ketutup cinta." Sambungnya dengan nada serius.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 107 Beses bilang mangled
Read
+Library
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

(Enggak Mbak) (Oke, makasih ya infonya) (Sama-sama Mbak) Aku berniat mengajak Mia untuk bertemu dengan Maya, tapi ajakanku ditolak olehnya. Padahal niatku baik, entah kenapa Mia seperti manusia dengan beberapa kepribadian labilnya. Kadang A dan kadang menjadi B. Bahkan bisa juga berubah menjadi C. Entahlah? _____________
1011.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 454 Beses bilang mangled
Read
+Library
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

sarkas Jasmine. “Kau tahu, Mba. Keberadaan Mba diantara aku Mas Lintang itu seperti seongkok sampah yang mengotori rumah kami. Tidak berguna dan bau!” hina Jasmine dengan wajah begitu angkuh. Jenar tersenyum menyeringai melihat Embun ditindas oleh adiknya.
105.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 211 Beses bilang mangled
Read
+Library
Dear Mantan

Dear Mantan

Bahunya masih terasa sakit, ditabrak oleh seseorang. Samar, Jimmy mendengar umpatan itu. Berharap, ada titik terang atas pencariannya. "Maaf Dek, yang Adek maksud itu siapa ya?" tanya Jimmy, menunggu dengan tak sabar. Remaja cantik itu mendengkus kesal, menatap sengit ke arah Jimmy. "Ih Om kepo!" selorohnya, sambil mengendikkan bahu. Jimmy merasa geram, dipermainkan oleh anak kecil seperti itu.
1012.7K viewsOn holdIdinagdag sa Library 292 Beses bilang mangled
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
Tanganku entah mengapa sedikit bergetar, membuat tampilan cokelat yang ku buat jadi bergerigi tak jelas bentuknya. Setelahku, giliran Mas Wira, ternyata ia membuat cokelat berbentuk awan. Entah apa maksudnya membuat itu. Alfa seperti biasa dengan segala kegilaannya, ia membuat bentuk huruf I, bentuk hati, dan huruf U. Lalu, dengan ngawurnya bilang, “Ini spesial untuk Fita”. Jelas saja terang-terangan Mas Wira melotot ke arah Alfa. Sedangkan Hafiz, ia membuat bentuk emoticon senyum begitu rapi. Sepertinya, Hafiz ada sedikit jiwa seni.
104.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 115 Beses bilang mangled
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status