Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dokter, Sentuh Aku Lagi

Dokter, Sentuh Aku Lagi

Sentuhan tangan Elvareno di kulit telanjangnya terasa seperti aliran listrik yang membakar, mengusir semua sisa dinginnya malam. Setiap sentuhan, kecupan, dan bisikan cinta yang mengalir di antara mereka malam itu bukan hanya sekadar pelampiasan hasrat, melainkan sebuah penyatuan spiritual dua jiwa yang telah sembuh dari luka masing-masing.
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai manhwa touch touch you
Baca
+Pustaka
Sentuhan Berbahaya Kakak Tiriku

Sentuhan Berbahaya Kakak Tiriku

Pandangan matanya terpaku pada tangan Liora yang menyentuh kulit Rexandra dengan lembut. Ada rasa aneh yang menjalar pelan—Panas, menyesakkan, menyakitkan.
1011.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai manhwa touch touch you
Baca
+Pustaka
Sentuhan Terlarang Sang Terapis

Sentuhan Terlarang Sang Terapis

Tangan Arga yang besar dan hangat meluncur ke area sensitif itu. Kirana memalingkan wajah ke samping, memejamkan mata rapat-rapat. Air mata merembes keluar dari sudut matanya. Tubuhnya gemetar, menolak sentuhan itu, namun tak berdaya melawannya. Arga merasakan penolakan itu lewat ujung jarinya. Otot paha Kirana menegang kaku (spasm). Hyper-Tactile Empathy-nya mengirimkan sinyal rasa takut yang luar biasa dari tubuh Kirana ke otak Arga. Ini bukan sekadar malu. Ini trauma. Tubuh ini pernah disentuh dengan paksa sebelumnya.
853 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai manhwa touch touch you
Baca
+Pustaka
Sentuhan Nakal di Perjalanan

Sentuhan Nakal di Perjalanan

Tangannya yang besar dan terlihat jelas sendi-sendinya itu bergerak menjelajahi tubuhku. "Hmm, uhh..." Aku tak kuasa menahan desahan yang keluar secara naluriah. Usapan tangan besarnya begitu berirama, terkadang ringan, terkadang berat. Hatiku menolak, tetapi tubuhku justru bereaksi jujur. Seluruh tubuhku terasa panas dan bergairah. Dalam sekejap, aku pun sudah terangsang. Namun, bagaimanapun, di depanku ini adalah orang asing. Bagaimana mungkin aku melakukan hal seperti ini di belakang suamiku...
90.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai manhwa touch touch you
Baca
+Pustaka
Sentuhan Terlarang Bawahan Suamiku

Sentuhan Terlarang Bawahan Suamiku

“Setelah tugas ini selesai, aku tentu saja akan melepaskanmu.” Usai bicara, tangannya yang lain akhirnya bergerak menyusup menuju area terlarang itu. Jarinya tak langsung menyentuhnya, melainkan dengan terhalang renda tipis, dia mulai membuat gerakan melingkar dengan lembut di bagian tepinya. Sensasi itu terasa jauh lebih menyiksa daripada sentuhan langsung. Rasanya seperti ada ribuan semut yang merayap, begitu geli dan menggelitik. Membuatku tanpa sadar ingin menggerakkan pinggangku demi menyambut sentuhannya.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai manhwa touch touch you
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku, Om Dokter!

Sentuh Aku, Om Dokter!

Aku akui, ada sensasi aneh yang menjalar di tubuhku. Ini rasanya sungguh berbeda. Sangat berbeda dari sentuhan Mas Bilal. Ada sesuatu yang liar dan berbahaya dalam sentuhan Om Bagas, sesuatu yang membuatku penasaran. "Sudah basah kamu, Sayang." Dia melepaskan ciumannya, lalu menatap mataku yang mulai sayu, pupilku membesar. Senyumnya sinis, seolah dia tahu apa yang sedang kurasakan. Aku merasa sudah tak bisa berpikir jernih, otaku mulai kosong. "Kamu juga pasti sudah nggak tahan, kan? Mangkanya, nggak usah jual mahal. Om akan memuaskanmu."
1073.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai manhwa touch touch you
Baca
+Pustaka
Kapan Kamu Menyentuhku?

Kapan Kamu Menyentuhku?

Namun, karena sedang menjaga image, Mama Daniel hanya tersenyum dan mengucapkan tidak apa-apa. Daniel menepuk kening melihat kejadian itu. Nuri yang melihatnya segera bertanya, “Kamu kenapa? Digigit nyamuk?” “Ha?” “Itu tadi kamu tepuk kening,” ujar Nuri polos. “Ohh ini tadi—itu – apa.” “Daniel ma Bro. Selamat ya. Akhirnya bisa merasakan padahal selama ini Cuma lihat doang.” “Merasakan apa?”
1054.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai manhwa touch touch you
Baca
+Pustaka
Sentuhan Terlarang Kakak Ipar

Sentuhan Terlarang Kakak Ipar

“Aku tidak akan berhenti bertanya sebelum kau menjawabnya.” “Tidak apa-apa. Aku hanya sedang teringat kakakku saja. Hubungan kami begitu buruk sejak aku menikah.” Adrian mengusap pipi Eleanor dengan senyum tipis. Entah sudah sejak kapan pria itu berani menyentuh pipi atau tangan Eleanor tanpa izin, seolah tak ada batasan di antara mereka. Begitu pun Eleanor, entah sejak kapan dia tak berusaha menolak sentuhan Adrian, dan entah sejak kapan dia merasa nyaman dengan tangan pria itu.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai manhwa touch touch you
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Dokter Dingin

Sentuhan Panas Dokter Dingin

Melepas keluarga tercinta pulang. "Ayo Dek, masuk! Udah nggak kelihatan!" Raja spontan menarik tangan Ruma. Physical touch pertama setelah menikah. Kaya ada manis-manisnya, sampai tak terasa sampai rumah masih gandengan tangan. "Bentar Mas, aku bantuin beberes dulu," ujar Ruma tak enak hati.
9.985.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai manhwa touch touch you
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Phia Artia Dullah
ceritanya bagus. bahasanya juga enak di baca. cuma nama2 mereka kadang bikin pusing kena terdiri dari 4 huruf dan hampir sama. ruma, rima, rani, zura, raja. hehehe. dan ceritanya juga gak berbelit2 dan tidak sampe ber bab bab bab. semangat terus kakak penulis
Badsy Bee
sudah sejak satu bulan yg lalu,novel ini terus nongol pd barisan buku yg disarankan,namun aq enggan baca gegara judulnya yang bikin otak aq su'udzon.... Dan baru kemarin aq memberanikan diri utk baca daripada penasaran. Ternyata....eh ternyata ....... Tidak ada unsur erotis selama aq baca & I L...VE it
Baca Semua Ulasan
Sentuhan Berbahaya Tuan Muda

Sentuhan Berbahaya Tuan Muda

“Anda mau mandi dulu atau—akh, Tuan.” Wanita itu terpekik, Nicolas membantingnya ke atas sofa bed di ruang tamu. Menarik kasar tali tipis dari balik lingerie. Ia menelungkupkan wanitanya, tanpa kecupan atau sentuhan yang membangkitkan gairah, dan dengan sekali gerakan menyatukan tubuh mereka. Nicolas menyentak cepat. Jemarinya mencengkeram pinggul wanita itu sangat erat. Kuku-kukunya mengancap, membekas di kulit yang kenyal.
1064.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai manhwa touch touch you
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status