Hantu Vila
Dia hisap darahnya tanpa tersisa, dia grogoti isi kepala hingga tak wajahnya pun Dia hancurkan.
Aki yang menyaksikan itu tak bisa menahan mual dan ngeri. Langkahnya kaku, ingin rasanya ia menghilang dari tempat itu, atau setidaknya, berlari sekencang-kencangnya. Namun aki tak mampu, ia seperti dikutuk, untuk merasakan dan menjadi saksi kebiadaban mahluk sebangsanya.
Manusia.
Satu persatu gadis itu meregang nyawa, hingga akhirnya, gadis terakhir ia, Andini. Gadis ramah yang aki kenal, kini dalam hitungan detik, nyawanya pun akan melayang.