Pembalasan Untuk Pengkhianat
Rasa malu kini memang ia rasakan, namun ia selalu memotivasi diri agar kuat menahan badai kehidupannya.
Bagi Markonah, kehidupan semacam ini sudah pernah ia jalani sebelumnya. Saat ia membesarkan Juna dan Nora seorang diri, tanpa suami yang membantu mencari nafkah.
Ia bahkan menganggap Ayah dari anak-anaknya itu telah lama mati, bersama dengan kabarnya yang menghilang bagai di telan bumi.
"Markonah, kenapa kamu jadi begini? Jadi gembel jalanan!" tanya mang Udin setengah menghina.