Akad Dadakan: Suami Penggantiku Ternyata Sultan
“Iya dong. Kasurnya memang kecil, tapi cukup kok. Lagian, tidur sekasur sama istri sendiri ... bukan masalah, ‘kan?”
Kalimat itu menggantung di udara. Sederhana, tapi mengandung sesuatu yang asing di telinga Isvara. Dia mendesah, meraih pelipis dan memijatnya pelan, seperti sedang memproses realita baru bahwa dirinya memang sudah menikah.
Ya, walaupun hanya pernikahan kontrak.
“Yaudah, terserah deh,” ucap Isvara akhirnya, pasrah. Karena ya … itu memang satu-satunya solusi logis yang tersisa.
Capítulos em Alta