Santet Pengantin
Setelah apa yang kau perbuat padaku, sekarang kaulah yang harus tunduk kepadaku dan menjadi budakku, abdi setia raja pocong,' batinnya.
Untuk sesaat Mbah Kromo teringat kepada sesosok wanita yang dulu pernah sangat dicintainya dengan sepenuh jiwa dan raga miliknya, Mbah Kromo bahkan dengan rela menukar nyawa kedua orang tuanya yang tidak menyukai wanita itu demi mendapat cinta wanita itu, seperti yang disyaratkan oleh Marni kepada Kromo muda.
"Aku mau menikah denganmu, Kang tapi ada syaratnya." Sambil menatap manik Kromo, Marni mengajukan syarat untuk bukti keseriusan Kromo kepadanya.
Hot Chapters