CEO Galak, Cintai Aku!
Tangan kanan Mentari terangkat ke dada untuk meredam debaran jantungnya yang meliar itu.
“Kenapa? Kamu menganggap kalau saya hanya sedang bercanda? Kalau saya hanya mempermainkan kamu?” tanya Senja seraya menaikkan satu alisnya. Dia tahu, Mentari tidak mempercayai ucapannya barusan. Kemudian, tangan Senja terulur, mengambil tangan Mentari dan menggenggamnya dengan erat. “Saya serius, Mentari. Saya menyukai kamu. Secara romantis. Saya mau kamu jadi pacar saya, milik saya. Jadi istri saya, if it’s posibble. Tapi, untuk urusan pernikahan, itu bisa dibicarakan nanti saja. Masih terlalu muda bagi kamu untuk menjadi istri saya. Maksud saya, kamu masih terlalu muda untuk menikah. Saya puas hanya de
Hot Chapters