Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ARJUNA

ARJUNA

Ini terakhir, jika pada akhirnya kematiannya pun tak merubah sikap Tuhan pada orang-orang disekitarnya biarkan banyak hal menghilang lantas terlupakan. Raina siap melangkah menuju sisi jembatan sebelum dengan kejam dan tiba tiba tubuhnya tersentak kaget. Raina terjatuh di aspal jalan. Siku dan lututnya menjalarkan perih menuju otak lantas dengan singkat mata Raina terbuka. "LO BEGO APA GIMANA, SIH!!?" ***
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai martyr
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Bugh Bugh Nico memukulkan kedua lengannya tepat di leher kedua orang yang akan menendang kakinya, kedua orang itu langsung tumbang. Dengan gerakan cepat kedua balok kayu sudah berada di tangan Nico, dia memukul kedua orang itu secara membabi buta sampai banyak darah keluar dari mulut mereka. Setelah mereka dirasa sudah mati, Nico bangkit, tersenyum miring melihat satu orang yang berdiri ketakutan dengan badan gemetar. "Menyerah?" Nico mengepalkan kedua tangannya, bersiap melakukan gerakan yang akan menjadi hari terakhir pria itu hidup di dunia.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai martyr
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

“Kamu ngelamun, ya?” “Eng… enggak Mas. Oh iya, Mas. Aku boleh tanya sesuatu nggak?” “Boleh. Tanya aja.” jawab Mas Wira. “Tadi pagi, Mas Wira ada nyinggung tentang ‘persit’. Mas tau kan apa itu persit?” tanyaku hati-hati. “Iya, tau kok. Pendampingnya tentara. Kenapa memang?” Mas Wira mengernyitkan keningnya, terlihat dari kaca spion motor.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai martyr
Baca
+Pustaka
Conqueror

Conqueror

Menegur Rita yang menghajar lisbet. Mendengar temannya yang menegurnya, Rita merasa tersinggung. "Hah! Dia berisik jadi aku hanya membuatnya diam itu saja!" bentaknya. Tetapi rekannya merespon biasa, seolah sudah terbiasa dengan temperamen Rita yang pemarah. Sambil melihat keadaan Lisbet, rekannya bertanya padanya. "Apa kamu yakin? bukannya dia, mati?" Rita pun menarik rambut panjang Lisbet, dan mengangkat dan menunjukkan wajah Lisbet kepada rekannya. "Lihat! dia masih bisa menangis, jadi dia masih hidup!" katanya.
9.82.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai martyr
Baca
+Pustaka
Sang Abdi

Sang Abdi

Grafik pada monitor menampilkan garis datar horizontal. "Innalillahi wa innailaihi raji'un." Kalimat itu terucap lirih dari mulut Farhan. Air matanya membuat pandangannya kabur. Lala telah pergi menghadap Sang Maha Pencipta. Gayatri berlari menuju pos perawat jaga. Dia memberitahukan keadaan Lala. Tak lama kemudian dokter dan para perawat masuk ke ruang perawatan. Setelah memeriksa kondisi Lala, dokter menyatakan bahwa Lala sudah meninggal dunia.
9.3211.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai martyr
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Ida
Aq penggemar tlsan2 frank Walau ada benang merah dlm smua tlsan2 nya Tpi setiap crta nya mempunyai setting latar cerita yg psti berbeda Disamping itu dia mengajak pembaca nya utk tidak membaca cepat Sbb plot twist cerita nya sangat kental Semangat frank
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
CINTA DIAMBANG KEMATIAN

CINTA DIAMBANG KEMATIAN

Suara teriakannya memekakkan telinga, sangat pilu dan kesakitan. Tidak ada yang berani mendekat, apalagi berniat untuk membantunya. Karena mereka faham bagaimana aturan dari kelompok mereka. Siapa saja yang membantu orang yang dianggap bersalah, maka dia juga akan di jatuhi hukuman yang sama. Teriakannya berhenti ketika tubuhnya sudah berubah menjadi abu dengan seketika. Mandy kembali melanjutkan ritual dan memohon pengampunan atas kesalahan yang terjadi dalam acara ritual ini.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai martyr
Baca
+Pustaka
Revenge

Revenge

Tindakan yang sebenarnya sangat tidak terpuji karena Master Wu main hakim sendiri, dan mengambil nyawa manusia tanpa perasaan apapun. "Bantu aku mengangkat tubuh gadis ini ke markas! Aku akan pertimbangkan untuk tidak menghukum mati dirimu, Thoimas!" seru Master Wu yang langsung disembah-sembah lagi oleh Thomas karena merasa nyawanya sudah diampuni. "Aku terjerumus kemana lagi ini? Sadis sekali Master Wu ini ... jangan-jangan aku tidak ditolongnya dengan sukarela tapi ada maksud tersembunyi kakek misterius ini yang tidak aku ketahui."
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai martyr
Baca
+Pustaka
Elegi

Elegi

Mereka bercakap-cakap sejenak sebelum dinding-dinding tambang tiba-tiba saja runtuh secara perlahan. Seperti halnya para penambang lain, Nero, Menma, Hilea, dan Yota pun bergegas menuju jalan keluar yang mulai tertutup perlahan. Pada akhirnya, Menma dan Yota mati dalam kejadian itu. Sejak saat itulah Hilea mulai memiliki sisi lain yang begitu kejam. Terkadang ia akan membenci suara tawa orang-orang. Dia membenci kebahagiaan orang lain, bahkan Hilea pernah membunuh sekumpulan penyamun laut yang berusaha menculiknya. Akhirnya Hiro memutuskan untuk membawa Hilea pada seorang oracle terkenal di Yunani. Ia memohon agar putrinya bisa kembali seperti sedia kala.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai martyr
Baca
+Pustaka
REINCARNATION

REINCARNATION

Tanpa dijawab pun Oriel tahu jawabannya iya, dan merupakan gagasan yang buruk kalau ia berniat melawan seorang Darkling Beetle. Darkling Beetle adalah sebutan untuk orang yang beberapa tahun terakhir ikut andil dalam setiap kasus yang sulit dipecahkan. Umumnya dalam kasus pembunuhan. Teman-teman Oriel yang seprofesi pasti sudah tahu dan tidak asing lagi dengan bantuan-bantuan dari sosok di balik nama Darkling Beetle.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai martyr
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Yang bicara adalah Maithatarun alias Jin Kaki Batu. Ruhcinta cepat menjawab. “Membunuh orang yang tidak berdaya itu semudah membalikkan telapak tangan Hai sahabatku Maithatarun. Tetapi apakah kau tidak tahu bahwa kematian tidak selamanya jalan keluar dari satu persoalan? Kekuatan kasih jika dipergunakan mungkin lebih menguntungkan dari pada pembunuhan.”
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai martyr
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status