Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Upik Abu Mertua

Upik Abu Mertua

Lirikan Lestari tajam menatap Hafizah yang berdiri melihatnya, "Hanya pembantu di rumah ini, namanya Hafizah. Suaminya baru meninggal dunia, dan yang menyebabkan suaminya meninggal dunia, Hafizah sendiri. Dia adalah pembantu mantan narapidana yang telah berstatus bersalah akibat kasus pembunuhan." Ucapan ibu mertuanya jelas menghinanya, merendahkan dirinya di depan orang-orang yang sama sekali tidak dikenali oleh Hafizah, rasanya ingin marah tetapi bercampur malu menjadi bahan gosip dari perkumpulan ini.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as martyr
Read
+Library
Antara Cinta dan Misi Sang Assassin

Antara Cinta dan Misi Sang Assassin

Sambil melirik Satya yang sudah tidak sadarkan diri, akhirnya dia berada diambang batas kekuatannya untuk tetap sadar. Zora keluar dari mobil, satu orang yang menghalangi pintu terdorong mundur hingga jatuh terpental kebelakang. Dengan sigap ia menutup kembali pintu mobil, Zora menatap satu-persatu orang yang menyerangnya. Mereka masing-masing memiliki tato bulan sabit yang serupa dipergelangan tangan mereka.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as martyr
Read
+Library
Castle

Castle

Aku tidak sudi kepala itu memepel di tubuh Darren, sehingga aku menendangnya untuk menjauhi tubuh Darren. Cedric terjatuh, kemudian di susul oleh Jane. Di sana aku melihat Marrty berdiri mematung. Aku tidak mengerti apa yang telah mereka perbuat. Lalu aku berteriak memanggil Jane dan berlari menghampirinya.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 132 Times as martyr
Read
+Library
Menyerah

Menyerah

Pembantu setianya tengah memegang tangan kanan Mira, dengan kepala menunduk dekat telinga, seraya menyebut asma Allah berulang-ulang. "Mama .... !" Dita menghambur ke tubuh mamanya. "Non, jangan nangis! Ayo tuntun Ibu menyebut nama Allah!" bisik Bi Arum pelan. Suasana sangat mencekam, Mira tengah berhadapan dengan malaikat maut. Bukan tangis yang dia butuhkan, tapi tuntutan agar tetap mengingat Sang Pencipta di akhir usianya.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 659 Times as martyr
Read
+Library
Penyintas

Penyintas

Jadi orang itu mati dari segi aspek medis, tapi sebenarnya dia tidak mati. Ia lalu mengingat perkataan ayahnya, yang saat itu sedang berdiri di samping ranjang salah satu subjek mereka dengan jas putih yang bersimbah darah. ‘Kita juga menyebutnya sebagai Near Death Experience, atau…’ Oh… sindrom Lazarus…
3.7K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as martyr
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

Victor terkekeh seperti malaikat maut yang hendak mencabut nyawa. “Apakah kau mau dirinya hancur untukmu?”
106.3K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as martyr
Read
+Library
DEATH

DEATH

Teriak Zyu yang mulai frustrasi. Zyu sudah mati sebanyak 19 kali sedangkan Laure sudah mati sebanyak 18 kali dan waktu baru berjalan 2 menit. Mereka bahkan tidak bisa bertahan lebih dari 10 detik. Sungguh pertandingan yang tidak seimbang. Bagi Skeleton King membunuh mereka sama seperti menginjak semut. Sangat mudah. Zyu dan Laure bahkan belum sempat mengeluarkan sihir atau lebih tepatnya tidak sempat karena pukulan Skeleton King lebih cepat daripada mereka merapal mantra sihir. Mereka sudah melakukan berbagai cara agar berhasil menggunakan sihir setidaknya satu kali.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as martyr
Read
+Library
Hari Pamermu, Hari Kematianku

Hari Pamermu, Hari Kematianku

Aku masih menggenggam liontin jimat keselamatan di tanganku. Andre menangis tersedu-sedu. Meskipun dia tidak bisa mengenaliku, dia bisa mengenali jimat itu. Dia melihat tanda lahir berbentuk kupu-kupu di leherku. Andre tidak ingin mengakui jika aku sudah meninggal, tapi terdapat banyak bukti yang membuktikan bahwa mayat yang tergeletak di sana adalah diriku. "Pak Andre, Nona Julie adalah wartawan yang sangat berani."
5.3K viewsCompletedAdded to Library 137 Times as martyr
Read
+Library
REINKARNASI

REINKARNASI

Buana meraih tab milik Yongseng kemudian membaca artikel yang ditunjukkan oleh Yongseng. '"Seorang gadis di Myanmar bernama Ma Win Tar. Ma Win Tar lahir pada tahun 1962, dan di sekitar usia tiga tahun ia mulai mengingat kehidupannya sebagai seorang tentara Jepang. Kehidupan spesifik dalam ceritanya tidak teridentifikasi, tetapi seperti yang ditunjukkan Stevenson, situasinya masuk akal. Pada tahun 1945, penduduk di desa-desa Myanmar akan menangkap salah satu tentara Jepang yang mundur, dan terkadang membakar mereka hidup-hidup sambil diikat ke sebuah pohon.
9.947.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as martyr
Show Reviews (71)
Read
+Library
Gladys Shanum
Cara penulis menyampaikan cerita berlatar kerajaan Kahuripan lalu lompat ke masa 600 tahun mendatang itu, kereeen. Perlu riset pustaka nih untuk dapat setting kerajaannya. Ditunggu uploadnya lagi, Thor.
Marion D'rossi
Kak, ceritanya bagus dan lain dari yang lain. Sebuah cerita di zaman kerajaan yang begitu menggugah selera. Konflik di awal cerita adalah langkah tepat yang Kakak lakukan untuk membuat pembaca tergugah dan ingin terus mengetahui kisah selanjutnya. Dari segi plot, sebenarnya cerita Kakak ini berat
Read All Reviews
Athanasia

Athanasia

jelasnya, gadis itu terisak sejadi-jadinya. Dokter Daniel lekas berlari menghampiri kedua insan itu, ia melihat Athanasia sudah menangis dengan seenggukan, mata gadis itu memerah. Daniel segera memeriksa nadi serta detak jantung Arsa, ia menghembuskan napasnya, "Dua puluh Desember, dua ribu dua puluh, tepat pada jam sembilan pagi. Pasien bernama Arsa Putra Pangestu dengan pengidap penyakit Sirosis Hati, dinyatakan sudah meninggal dunia."
104.9K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as martyr
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status