Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PULANG KAMPUNG

PULANG KAMPUNG

Mas Huda sesekali menjawab, pun aku yang kadang ikut berkomentar. Sekitar satu jam perjalanan dengan beberapa kemacetan di lampu merah, akhirnya kami sampai di lokasi pernikahan Mayang dan Andre, tak terlalu jauh dari simpang lima Semarang. Perlahan kami turun dari mobil dan masuk ke gedung satu persatu. Kulihat beberapa orang saling bisik lalu manggut-manggut sembari tersenyum tipis saat kualihkan pandangan ke arah mereka.
10100.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai masjid besar di semarang
Baca
+Pustaka
Perempuan Pilihan Istriku

Perempuan Pilihan Istriku

"Hari Rabu-Kamis, mas ada seminar lagi. Jadi, hanya besok saja free. Mama ingin mengadakan syukuran kecil-kecilan di rumah Bogor. Tadi, sebelum pulang mama berpesan. Hari Jumat, kita diminta datang. Acaranya diadakan menjelang Maghrib, sekalian berbuka puasa bersama." "Iya." Selesai mandi Radit berpamitan pergi ke masjid untuk salat jamaah. Rupanya diapun ditunggu oleh Pak Faiz, Faiq, Ryan dan Azzam. Masjid berada di samping gerbang pintu masuk perumahan Permata. ***Rr***
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai masjid besar di semarang
Baca
+Pustaka
Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

Keesokan harinya, Claire menjemput Reagan di kontrakan kecilnya, mereka lantas bersama-sama menuju mansion mewah milik keluarga Delaney. Mansion keluarga Delaney terletak di tengah-tengah gunung buatan. Mansion ini memiliki 3 lantai dan dekorasinya sangat mewah. Halamannya sendiri berukuran sebesar lapangan sepak bola Real Madrid. Di kota besar seperti New York, rumah mewah seperti ini cukup lumrah, namun yang memiliki rumah seluas ini mungkin tidak banyak.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 551 kali sebagai masjid besar di semarang
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Mas Agam

Anak Untuk Mas Agam

kata sopir truk yang membawa perabotan rumah. "Mas, nggak bisa bantu bawa masuk. Sampe depan pintu aja, Mas?" bujuk Gentari, dia sendiri yakin. Dirinya tidak akan kuat untuk mengangkat perabotan itu. Walau barang mereka tidak banyak, tapi tetap saja barang yang paling berat di sana adalah dua lemari pakaian dan satu lemari piring. "Bisa, asal Neng. Juga kasih uangnya lebih, gimana?"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai masjid besar di semarang
Baca
+Pustaka
CEO Tampan Mencari Istri Salihah

CEO Tampan Mencari Istri Salihah

Dan tanpa ia sadari, brosur seminar lusuh itu masih ia genggam erat di tangannya. *** Laki-laki separuh baya itu tersenyum ketika Akash menyusulnya ke pelataran Masjid. Masjid itu berdiri anggun di salah satu sudut kota, diterangi cahaya lampu temaram yang memantul di permukaan ubin basah setelah hujan sore tadi. Dari kejauhan, suara sendu anak kecil yang mengaji samar terdengar, bercampur dengan gemericik air wudhu dari pancuran di sisi kanan. Beberapa warga sekitar dan mungkin para musafir mulai berdatangan, satu demi satu, untuk melaksanakan ibadah malam.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai masjid besar di semarang
Baca
+Pustaka
Gus! I Lap Yuh!

Gus! I Lap Yuh!

Bentengnya harus dipertinggi, supaya tidak dianggap murahan. * Sampai di Semarang, penjemputan dilakukan oleh keluarga terdekat, yang masih tinggal di lingkungan ndalem. Khoiron dan Tatiana duduk pada kursi paling belakang, sedangkan Zahra bersama umi serta abinya di kabin tengah. “Sini sandaran dibahu Mas, Dek. Kamu pasti capek kan?”
9.37.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai masjid besar di semarang
Baca
+Pustaka
Misteri Janin di Rahim Gadis Perawan.

Misteri Janin di Rahim Gadis Perawan.

Ia menyunggingkan senyum kepada dua orang yang sekarang menjadi kaya Raya itu. Tadi ketika di dalam mobil Bang Arkan sempat bercerita kepadaku kalau Bik Misnah dan keluarga besarnya baru saja menjalankan ibadah umroh. Ada beberapa marbot masjid yang juga diajak Bik Misnah. Salah satu marbot masjid sempat bercerita kepada Bang Arkan kalau Bik Misnah tidak bisa melihat Ka'bah. Ketika berada di sana marbot tersebut mengatakan kalau Bik Misnah menjerit ketakutan.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai masjid besar di semarang
Baca
+Pustaka
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

kata Kamid mengutip hadits Bukhari-Muslim. Aku mengangguk mengerti. “Oh iya, katanya sampeyan dipercaya untuk mengelola masjid ini dan salah satu pesantren yang ada di Madura,” tanyaku, “Temenan ta iku? Maksudku, tanggung jawab yang besar untuk seorang tukang becak.” “Aku tidak bermaksud meremehkan. Hanya saja, kenapa harus sampeyan?” protesku.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai masjid besar di semarang
Baca
+Pustaka
WA Untuk Simpanan Nyasar ke Istri

WA Untuk Simpanan Nyasar ke Istri

Aku celingukan mencari mushala atau masjid. "Ah ... Disana rupanya." Kulangkahkan kaki menuju samping rumah Fahri. Ya aku tahu karena itu terlihat rumah besar dengan dua lantai. Aku menuju kesamping dekat mushala mengambil air wudu di pinggir yang ternyata berjejer langsung dengan dapur. "Kamu tahu nggak? Ternyata Buya itu sebenarnya mengalami Ejakulxxx Dini."
866.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai masjid besar di semarang
Baca
+Pustaka
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

“Makanya, gue sempet nggak bisa ngehubungi lo. Padahal tadinya gue mau ngajak main bareng.” “Yaelah, santai aja kali. Gue juga banyak bantuin Nenek gue,” jawab Matari. “Lo kayanya kerasan ya di sana. Kenapa nggak ikut Nenek lo aja? Tempatnya enak, walaupun nggak serame pusat kota.” “Nggak ah. Bisa mati kutu gue. Kalau mau jalan-jalan cari apa yang paling lengkap harus ke Semarang. Males banget.”
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai masjid besar di semarang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status