Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Mata pisau itu bagaikan terbuat dari logam anti karat yang ujungnya runcing dan gerakannya cepat. Baraka tak mau kalah gertak, ia segera berkelebat, tangannya yang sudah berkuku merah bara itu bagaikan memercikkan air ke depan. Ternyata yang keluar adalah percikan bunga api warna merah bintik-bintik, itulah jurus 'Tenaga Matahari Merah' yang jarang digunakan oleh Pendekar Kera Sakti.
1028.3K viewsOngoingAdded to Library 793 Times as mata bunga persik
Read
+Library
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

ucap Maryamah kembali membuka pembicaraan. “Wuih, betul mba. Di kita biasa dikenal dengan Bakung kan mba ya? Itu bunga kesayangan kedua orang tuaku mba,” Diandra mencoba mengkonfirmasi bunga Lili yang disebutkan Maryamah sebagai bunga Bakung. “Iya Di. Bunga cantik ini di Jakarta biasa dikenal sebagai bunga Bakung. Selain itu, varian bunga ini juga banyak betul dan hampir semuanya cantik-cantik,” tambah Maryamah menjelaskan.
885 viewsOn holdAdded to Library 30 Times as mata bunga persik
Read
+Library
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Dia buru-buru menoleh, ingin melihat reaksi Sarah. Namun wanita itu hanya tersenyum samar—senyum tipis yang justru sarat dengan kepuasan. Pada akhirnya, Rangga tetap mengirimkan satu pesan singkat untuk Vanya. [Vanya, jangan buat keributan lagi. Bukalah pintu. Perias sudah datang.] Hanya satu kalimat itu saja sudah mampu meredakan rasa bersalah yang ditimbulkan oleh ucapannya barusan.
28.0K viewsCompletedAdded to Library 699 Times as mata bunga persik
Read
+Library
Aku Juga Keturunan Jenderal

Aku Juga Keturunan Jenderal

Rumbai merah bergerak-gerak dan ujung tombaknya sangat tajam yang membuat orang merasa takut. Intan mengambil Tombak Bunga Persik dengan satu telapak tangan dan suara dentang gemetar keluar di udara, Intan menginjak tanah dan terbang di udara, Intan menangkap tombak di tengah udara, berbalik dan menyapunya, membuat dedaunan yang baru saja terjatuh ke tanah tersapu ke samping. Tombak Bunga Persik kembali menusuk di tanah dan dedaunan yang menumpuk langsung beterbangan seolah terdapat angin yang lewat.
10190.7K viewsCompletedAdded to Library 5.3K Times as mata bunga persik
Show Reviews (50)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Arumi Nasha
baru mulai baca dari author ini, memang lagi nyari² novel begini. Krena saat ini lagi baca mayor jendral joka yg masih on going. sambil nungguin updatenya tiap hari, jadi kesini dulu... mantapp Thor ... ada karyawan baru kah ???
Read All Reviews
Mati Kembar

Mati Kembar

“Apa, Sayang? Mama dari tadi nyariin kalian lho, tapi nggak ketemu-ketemu. Bukannya kita jadi main petak umpetnya?” “Bener kata Andin, Sayang. Tadi kami cari ku ke mana-mana tapi nggak ada,” ucap Beni tiba-tiba datang bersama Andita. “Beneran, Sayang. Tadi aku ikut main lho sama kalian.” Aku mencoba meyakinkan mereka bahwa aku yakin dengan pembicaraan barusan. “Jadi, tadi Mama main petak umpet sama siapa?” “Siapa lagi yang main petak umpet selain kami, Sayang?”tanya Beni terlihat panik dan penasaran.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as mata bunga persik
Read
+Library
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

“Satu lagi, ini—Bunga Stephanotis, atau Melati Madagaskar. Bunga ini melambangkan kebahagiaan pernikahan, sehingga sangat cocok untuk pesta pernikahan atau anniversary.” Edward mengangguk perlahan, memperhatikan setiap penjelasan Nayla. Tatapannya sempat terhenti pada sebuah bunga lain di atas meja. “Kalau yang itu bagaimana? Terlihat cantik,” tunjuknya pelan. Nayla menoleh, lalu mengambil bunga yang ditunjuk. “Oh, yang ini?” Edward mengangguk, senyum samar terbit di wajahnya.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as mata bunga persik
Read
+Library
Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Jenderal! Istrimu Bukan Pajangan

Pemandangan di paviliun persik begitu indah, udaranya segar, aroma persik yang manis menguar sepanjang jalan. Di belakang pelayan paviliun persik yang membimbing masuk, Shen Liu Zi tak henti-hentinya tertegun hingga langkahnya terhenti tepat di belakang seorang wanita dengan gaun yang dikenakannya terbuat dari sutra langka berlapis tipis yang jatuh lembut, warnanya perpaduan merah muda pucat serta emas lembut seperti kelopak persik yang bermandi cahaya matahari pagi.
1037.2K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as mata bunga persik
Read
+Library
MY WAY

MY WAY

Tak ada jejak dari siapapun. "Siapa Michelle?" tanya Matt menyusul di belakangku. "Ah, aku tak tahu Matt...," sahutku "Ada seseorang yang meninggalkan bunga ini di depan pintu," tambahku bingung seraya menunjukan buket bunga mawar cantik itu pada Matt. "Mawar? Mungkinkah kau punya penggemar di belakangku Michelle?" Matt bertanya penasaran, kedua matanya menyempit menunjukkan ketidak sukaan.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as mata bunga persik
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

Arga lebih memilih menunggu Aini di bangku yang sudah disediakan dekat ruangan. Kenangan masa lalu terlintas dalam benaknya, dimana saat itu ketika ulang tahunnya. Ia mendapatkan kejutan dari keluarganya! Mereka jauh-jauh berkunjung ke kota Semarang hanya untuk memberikan kejutan. Antusias Aini ketika memberikan dirinya sebuah kue ulangtahun tahun dan disana tertera lilin yang menandakan umurnya. Sayangnya tahun ini ia tidak bisa memberikan kejutan ulang tahun pada Aini, tetapi semua orang diberi kejutan atas kematian tuan atmaja.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as mata bunga persik
Read
+Library
IPRIT

IPRIT

Ranting itu juga sudah berubah keras seperti besi. Eyang Gayatri begitu menikmati aksinya tersebut, karena dengan berhamburannya bunga persik itu tercium aroma yang khas dan sangat menyenangkan wanginya. Cempaka sangat sibuk dibuatnya, mau tak mau dia harus mengerahkan sedikit kemampuannya untuk menghalau bunga-bunga sialan itu. Dirinya mengambil ancang-ancang, kemudian melesat ke atas dan berputar. Pakaiannya ikut berputar mengembuskan angin yang sangat dahsyat. Bunga-bunga itu jatuh serentak ke tanah.
1052.3K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as mata bunga persik
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status