Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Tuan Muda Lumpuh

Istri Tuan Muda Lumpuh

Mata Mattew berbinar senang menatap pemandangan tersebut, ini adalah kali pertama dia melihat keindahan Geena dalam keadaan sadar. “Sangat indah. Aku menyesal melihatnya pertama kali saat dalam keadaan mabuk sehingga tak sepenuhnya menyadari keindahannya.” “Kenapa kamu banyak bicara? Itu membuatku malu,” gerutu Geena yang kemudian menutup dadanya dengan kedua tangan. “Kenapa kamu menutupnya?” protes Mattew sambil membuka tangan Geena sehingga kedua bukit itu kembali terpampang.
1049.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mata indah bercadar
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga

Mata Ketiga

tutur halus sang ibu. Lydia terlihat masih sibuk dengan barang bawaannya. Terlihat satu tas ransel cukup besar serta sebuah travel bag warna merah siap dibawanya. Ibunya yang sedari tadi memperhatikan Lydia senyum-senyum sendiri. Dia berharap masa depan anak gadisnya itu lebih cerah saat pindah ke Jawa. Khususnya keistimewaan dari Lydia yang memiliki ‘Mata Ketiga’ karena dapat melihat penampakan makhluk halus, semoga tidak menghalanginya meraih cita-cita di kemudian hari.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai mata indah bercadar
Baca
+Pustaka
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

Jendela kaca yang memanjang vertikal pada sudut kamar menampilkan pemandangan ibukota dengan gedung-gedung pencakar langit yang indah. Mataku membelalak saat netraku tertuju pada seorang wanita cantik dengan rambut keemasan persis seperti rambut Clarisa. Wanita berpenampilan glamour dan sangat elegan itu sedang duduk di tepi ranjang. Dia memandang Clarisa yang sedang duduk bersandar pada headboard tempat tidur mewah berukuran besar ini. Rasanya wajah cantik berambut pirang itu tak asing bagiku. Apa mungkin wanita ini seseorang yang pernah tampil di media? Apa wanita itu adalah seorang artis atau model?
9.6292.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.2K kali sebagai mata indah bercadar
Baca
+Pustaka
Kubalas Penghianatanmu Mass

Kubalas Penghianatanmu Mass

jawab Andin merasa tak PD "Haha tapi beneran Ndin, Kak indah lihat kamu semakin kesini semakin tambah cantik banget. Tambah dewasa tambah MATENG" ucap Indah menekankan kata mateng. "Alah Kak indah bisa aja. Oh iya kak Dewa sama papa nggak ikut sarapan? " "Masih jogging mereka. Udah kita tinggal aja" Ucap mama Margareth.
5.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai mata indah bercadar
Baca
+Pustaka
Penakluk Wanita

Penakluk Wanita

Ia pun memandang ke arah pemandangan di luar sana dengan hamparan hijau rerumputan dan gunung yang terlihat jauh di sana. “Amazing,” gumam Matt saat mellihat pemandangan indah di sana. “Nak.” Panggil Cecep, membuyarkan lamunan Matt. “Oh, ya.” Matt tersenyum. “Siapa tadi namamu? Abah sulit mengucapkannya.” “Matt, Ba..h” Matt pun sulit mengucapkan panggilan pada kedua orang tua Nina. “Oh, Mat. Tetangganya Abah di sana juga ada yang namanya Mamat.”
9.98.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai mata indah bercadar
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

ucap wanita tersebut. "Kau mengenalnya?" tanya Bara. Indira mengangguk. "Ini adalah huruf yang digunakan di Kerajaan Matahari, tempat asal usul Tuan Bara..." jawab Indira sambil menoleh kembali kearah dinding batu. Bara Sena sedikit terpaku saat melihat kecantikan wanita tersebut. Entah mengapa, Indira terlihat sangat bahagia. "Apa yang terjadi padanya...? Wajahnya terlihat berseri...Jangan bilang karena aku tadi datang dan menyelamatkan dirinya..." batin pemuda itu.
8.963.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai mata indah bercadar
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

Mata Padma turun ke keranjang rotan berlapis plastik transparan dengan hiasan bunga dan pita tersebut. Wajah Badai yang menampilkan ekspresi salah tingkah membuat Padma menatap barang yang dipegang suaminya tersebut. Awalnya Padma tidak bisa melihat jelas apa yang ada di dalam parsel tersebut, tapi semakin lama ia mengamati, ia mulai bisa mengenali apa saja yang ada di dalamnya. “Kamu beli ini, B?” “Nggak, ini ulah bedebah-bedebah itu.” Badai berdeham canggung. “Aku mandi dulu deh.”
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai mata indah bercadar
Baca
+Pustaka
Nona Muda, Mari Bercinta

Nona Muda, Mari Bercinta

Bulu gelap nan lebat di dada bidang Morgan membuat pria itu nampak seperti model majalah dewasa yang seksi. Celia duduk bersebelahan dengan Morgan di sofa yang menghadap ke arah Gunung Otemanu yang terbesar dan tertinggi di Bora Bora. Di saat langit terang dari kejauhan gunung itu terlihat berwarna kehijauan karena ditumbuhi banyak jenis flora.
10142.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai mata indah bercadar
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
agneslovely2014
Hello, Kakak kakak pembaca. Terima kasih atas apresiasi kalian untuk karya-karyaku. Yg belum follow akun penulis Agneslovely2014, yuk difollow agar dapat notif rilis buku terbaruku. Good news sekuel Nona Muda, Mari Bercinta akan rilis tahun depan, judulnya Merayu Bidadari. Jangan terlewatkan ya! thx
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Baca Semua Ulasan
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

yang sudah lama ia incar untuk Indah. “Ternyata ini yang kemarin dia bilang indah tapi nggak se-Indah aku.” Indah tertawa rendah. Dengan senyum tipis, ia mengambil peralatan berkebunnya, lalu mengenakan topi lebar berwarna krem yang melindungi wajah dari sinar matahari. Maternity dress krem bermotif bunga-bunga kecil bersatu elegan dengan kehamilan tujuh bulan yang membuat geraknya lebih pelan, tapi tetap anggun.
9.9358.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.7K kali sebagai mata indah bercadar
Tampilkan Ulasan (189)
Baca
+Pustaka
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Baca Semua Ulasan
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Makhluk indah yang tidak pantas dicuri. “Tidak,” aku mengakui, sambil melonggarkan cengkeramanku pada kendali. “Kenapa kau tidak memilih satu?” Matilda mencondongkan tubuh ke depan, dadanya menempel di punggungku ketika dia menyisir surai kuda betina itu dengan lembut menggunakan jari-jarinya. Dagunya hampir menempel di bahuku, cukup dekat sehingga aku bisa mencium aroma melati samar yang melekat pada rambutnya meskipun perjalanan kami berat.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai mata indah bercadar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status