Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Desahan di Kamar Pembantu

Desahan di Kamar Pembantu

Air mata Indira jatuh tanpa suara. “Maafkan Mama,” bisiknya. “Mama hanya ingin melindungi kalian. Mama nggak mau kalian ketemu sama dia." *** Komen lagi ya, nanti dilanjut, besok 🤍 Bintang 5 jangan lupa ⭐⭐⭐⭐⭐
9.8354.1K viewsCompletedAdded to Library 9.9K Times as mata indah bercadar
Read
+Library
SUGAR MOMMY KESAYANGAN

SUGAR MOMMY KESAYANGAN

jelas Mami Endang. "Hai ... tampan. Salam kenal untukmu. Perkenalkan saya Madam Inces," ujarnya sambil mengulurkan tangannya kepada Indra. Namun Indra tidak mau menyambut uluran tangan sang madam. Dia malah berkata, "Ih ... najis! Sana Lo jauh-jauh dari gue!" usir Indra. "Ya ampun ganteng! Jual mahal banget, sih!" kesal Madam Inces karena tidak mendapatkan respon yang baik dari Indra.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as mata indah bercadar
Read
+Library
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

Gundukan sepasang buah dadanya yang luar biasa besar, padat, kencang, dan sangat montok nampak membusung naik turun menempel kencang rata berpasrah di punggung kekar sawo matang Madun, memancarkan pesona bidadari barat yang sudah mabuk asmara suci oleh kejantanan kuli pasar tiga ton. ​"Oh my god, Madun kekasihku yang tampan! This touring is so romantic, gua bener-bener ngerasa kayak ratu sejagat yang sedang dibawa lari sama pahlawan kuli pasar paling gagah se-Indonesia tahu gak!" teriak Catherine melengking manja dengan napas memburu seksi tepat di kuping Madun, membuat buah dada besarnya berguncang hebat mengikuti getaran mesin motor matic. "Hahaha! Lihat tuh kaca spion kamu sampai miring k
67.8K viewsOngoingAdded to Library 211 Times as mata indah bercadar
Read
+Library
MADU DARI MERTUA

MADU DARI MERTUA

sahut Martin menarik napas panjang. "Mama lupa cerita sama Papa. Semalam Mama mimpi, Sabrina menangis. Dia menangis karena cincinnya terlepas dari jari manisnya," ucap Sinta menahan tangis. "Dan dia minta tolong sama Mama ...." Rumah Bunda Sania "Mas Doni, kamu mau pakai yang polos atau yang bercorak dasinya?" Suara seorang wanita yang membawa beberapa pilihan dasi untuk dipilih Doni pagi itu.
1023.1K viewsCompletedAdded to Library 784 Times as mata indah bercadar
Read
+Library
MADU HITAM

MADU HITAM

Cindy tampil sangat memukau dengan kacamata hitamnya, rambutnya disanggul namun masih menyisakan anak rambut. Mobil terparkir dengan mulus di pekarangan tempat pemakaman umum. Dengan wajah sedihnya, Cindy menenteng wadah berisi kelopak bunga mawar. Momen ini membuat Justin semakin terpukul dan merasa bersalah. Seharusnya Justin tidak bersikap arogan dan cuek terhadap Cindy yang telah menyebabkan kematian ibunya. "Itu dia makam Ibu!" kata Cindy, berjalan menuju makam yang masih berwarna merah. Justin sangat terkejut saat melihat papan nama di sebuah nisan. Tubuhnya seakan lemas dan sulit untuk berjalan, namun dengan sigap Cindy memapahnya. "Ternyata..." ucapannya terhenti, lalu Justin jatuh p
943 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as mata indah bercadar
Read
+Library
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

“Ayolah ngebut. Aku lapar. Bakso Pak Umar pasti lezat. Ya, kan?” “Itu ... tadi apa itu ....” “Itu? Tadi? Ludah.” Tiara cekikikan melihat wajah pias Bima. Senyum lebar mengembang sebagai lambang kemenangan Tiara. “Itu tadi namanya Ilmu Penolak Jodoh.” “Penolak jodoh?” Tawa Bima mencelos dari bibirnya. “Kenapa? Coba kamu beri aku alasan kenapa kamu harus menolak aku.”
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as mata indah bercadar
Read
+Library
Cinta Tiga Bidadari

Cinta Tiga Bidadari

Mata Hafiz berbinar. "Bagus sih bagus, Bang. Cuman masalahnya, seandainya Adek tahu kalau yang order itu Madina, pasti Adek kasih diskon deh." Azizah tersenyum malu-malu dibalik cadar yang dikenakannya. "Ih, Adek. Kok diskon sih? Nggak boleh gitu, ah! Walaupun saudara sendiri, nggak boleh main diskon-diskonan. Nanti yang ada Adek rugi."
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 497 Times as mata indah bercadar
Read
+Library
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

Hei, ini jackpot buatku, bukan? Setelah kutahu Sari mengincar suamiku karena ingin memiliki Mas Rahman seutuhnya, kabar ini adalah bumerang sendiri untuk janda itu. Maksudku, maduku. Mau tidak mau, aku harus mengakui dia sebagai maduku. "Ada yang ditanyakan lagi?" tanya penghulu yang kutahu bernama Zakir. Sari mengacungkan tangan. Saya yakin dia akan mengajukan pertanyaan aneh. Karena, syarat yang kuajukan, mungkin. Atau ketidakpuasannya tentang pernikahan ini.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 194 Times as mata indah bercadar
Read
+Library
Runtuhnya Sebuah Kesetiaan

Runtuhnya Sebuah Kesetiaan

“Iya, yang ketahuan baru sekali dan dengan Indah ini yang kedua kali. Tapi nggak tahu ya kalau yang nggak ketahuan.” “Benar-benar keterlaluan Haris itu.” Ponsel Esti berdering, telepon dari Mita tetangga dan teman baiknya. “Ada apa Mit?” tanya Esti. “Ada Indah yang dari tadi duduk di teras rumahmu. Berkali-kali mengetuk pintu rumahmu.” Mita memberi informasi. “Biarkan saja, jangan beritahu kami dimana. Nanti tolong ingatkan Mei dan Ais ya, harus berhati-hati dengannya.”
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 438 Times as mata indah bercadar
Read
+Library
Menggapai Cinta Sang CEO

Menggapai Cinta Sang CEO

Matt menggaruk kepalanya yang tidak gatal disertai cengiran yang terlihat aneh. “Matt memang badung.” Imbuh Bibi Tilda. Maura tersenyum melihat tingkah dua orang di depannya. Di rumah yang terkesan dingin dan angkuh ini masih ada kehangatan yang terpancar. Namun sayangnya, bukan dari pemilik rumah.
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 548 Times as mata indah bercadar
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status