Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gairah Liar Istriku

Gairah Liar Istriku

Mata tajamnya menyala penuh kemarahan. Dita menelan ludah,…
12.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai mata penuh dendam
Baca
+Pustaka
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ia menatap Mela muda yang polos dan naif di foto itu. "Awalnya aku tidak percaya kamu akan membalas dendam, Mel. Akan tetapi, kamu benar-benar membalas dendam. Kamu berubah," ucap Damar pelan dengan nada kekaguman. Ia menekan ibu jarinya pada gambar wajah Mela di foto itu. Kemudian, ia mengelus wajah Mela muda itu. Ia merasakan sensasi yang aneh antara rasa bangga dan penyesalan. Kemudian, ia mengelus wajah Mela muda itu dengan hati-hati.
804 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai mata penuh dendam
Baca
+Pustaka
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Ada kedamaian yang mendalam dalam ajaran itu, sebuah filosofi yang menjanjikan ketenteraman, sesuatu yang jauh berbeda dengan jalan penuh pertarungan dan pengorbanan yang ia pilih. Namun, di sudut hatinya yang terdalam, dendam yang telah bersemayam sekian lama, membara tanpa henti, menolak untuk tunduk. Dendam terhadap Medang, terhadap mereka yang telah menghancurkan Mataram, terhadap kehilangan dan penderitaan yang ia dan keluarganya alami. Dendam itulah yang menjadi motivasi utamanya, pendorong bagi setiap langkah dan keputusannya. Mengganti dendam dengan perdamaian adalah pengkhianatan terhadap semua yang telah ia korbankan. Ukiran itu, yang tadinya terasa asing, kini menjadi simbol dari
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai mata penuh dendam
Baca
+Pustaka
Gadis Simpanan Sang Miliarder

Gadis Simpanan Sang Miliarder

' batin Diandra. Dendam dalam diri Diandra telah menggerogotinya bertahun tahun lamanya, bahkan mungkin sampai seumur hidupnya karena sikap dan perbuatan mamanya terhadap dirinya itulah yang melukainya. Dengan menolak panggilan masuk mamanya,bahkan mengusir nya ketika ditemani pak Tikno, menolak pesan yang dikirim mamanya ,Diandra berpikir bahwa ia akan puas , ternyata malah menyiksa batinnya dengan penyakit yang disebut dendam.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai mata penuh dendam
Baca
+Pustaka
Antara Dendam dan Cinta

Antara Dendam dan Cinta

Dia meremasnya pelan, seakan berusaha menyalurkan semua perasaannya saat ini. “Ma, sekarang aku tinggal dengan bajingan itu. Kami terasa dekat sekali, padahal hati ini menyimpan banyak dendam dan benci yang seakan mendarah daging. Mama tidak akan marah kan jika aku membenci lelaki bajingan itu?”
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 507 kali sebagai mata penuh dendam
Baca
+Pustaka
Ketika Dendam Berbicara

Ketika Dendam Berbicara

Aku menatap mereka dengan penuh kebencian, bersumpah untuk mengingat wajah mereka semua, demi membalas dendam. Terutama Jerry. Aku pasti akan membuatnya membayar ini semua dengan nyawanya. "Apa maksud tatapan matamu itu?" Jerry menamparku lagi. "Kamu memang keras kepala." Wajahnya menjadi muram. "Otot dada sebesar ini, palsu ya? Mau aku kurangi sedikit?" Dia melangkah mendekat sambil membawa pisau kecil. Wajahnya menyeramkan, seperti kesetanan.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai mata penuh dendam
Baca
+Pustaka
DENDAM MANTAN ISTRI

DENDAM MANTAN ISTRI

“Kau pikir, luka tusuk sebanyak itu pembunuhan biasa? Hanya orang yang punya dendam yang bisa melakukannya tanpa berhenti. Jus … jus … jus … tusuk sana tusuk sini tanpa ampun. Dendam apalagi yang lebih dahsyat dari dendam karena wanita.” Gamma terdiam. Ingatannya tertuju pada Mala. Bahkan bila Mala jatuh ke pelukan lelaki lain, dia akan sangat sanggup melakukan hal itu pada lelaki lain tersebut. Gelap mata, tak memikirkan akibat apapun yang penting dendam terbalas.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai mata penuh dendam
Baca
+Pustaka
Dendam Dan Penyesalan Sang Mantan

Dendam Dan Penyesalan Sang Mantan

ucap Daren seraya melempar bolpoin kearah Wira. "Aku sahabatmu, Daren. Aku tahu kau mencintai Arnie, tapi kau tak pernah sadar atau kau menolak untuk sadar karena hatimu dibelenggu oleh dendam yang tak jelas," ucap Wira. "Mana mungkin aku mencintai wanita yang membunuh adikku!" ucap Daren. "Jangan keras kepala, aku kenal kau, Daren. Aku lihat tatapan matamu pada Arnie, tatapan yang berbeda pada wanita lain," ucap Wira.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai mata penuh dendam
Baca
+Pustaka
Balas Dendam yang Hening

Balas Dendam yang Hening

Tujuh bulan hamil, perutku yang membesar terasa seperti beban berat yang menyeretku turun. "Permainan dimulai!" Suara dari pengeras terdengar penuh semangat. "Tuan dan Nyonya, sampah kota! Selamat datang di Pertarungan Dermaga Hitam! Kontestan malam ini? Sepuluh tikus Karsovia yang tertangkap mengendus-endus wilayah kita!" Mata-mata? Pembunuh bayaran? Itu bukan aku! Aku Valentina! Aku istri Alex!
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai mata penuh dendam
Baca
+Pustaka
Belenggu Hasrat Dendam Membara

Belenggu Hasrat Dendam Membara

“Ini yang kau bawa? Dendam kecil dan tubuh yang ringkih? Aku tahu tadi mereka hanya lengah saja.” Ethan meraih segenggam debu, lalu melemparkannya ke mata pria itu. Membuat cengkeraman terlepas dan raksasa itu mundur. “Aku bawa lebih dari itu,” kata Ethan, bangkit dengan cepat. Raksasa itu mengaum sambil mengusap matanya. Ethan melesat memukul sisi lehernya. Namun, itu tidak cukup kuat. Raksasa itu masih berdiri. Kemudian Ethan melancarkan tinjuan ke perutnya. Masih tidak cukup juga. Dan saat ia menendang lututnya, raksasa itu mulai goyah.
941 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai mata penuh dendam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status