Pendekar Bukit Meratus
Saat matahari mulai menerobos hingga ke dalam gua ini, tanda sudah masuk pagi, tubuhnya kini benar-benar sembuh 100 persen.
Tapi saat berdiri, Putri Li Me mengeryitkan dahinya, dia merasa seperti ada yang mengganjal di kedua pahanya, rasanya juga cenat-cenut.
“Aneh…kenapa…perabotannya agak perih yaa…seperti ada benda yang menerobos masuk…apakah aku tak sadar…Bang Japra…??? Ah tak mungkin, masa dia berani begitu..!” batin Putri Li Me bingung sendiri.