Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Pesona Model Arogan

Terjerat Pesona Model Arogan

"Iyalah." "Nggak pantes ah. Apalah bagusnya abang ini dibanding aku. Ganteng ya gantengan aku, tajir juga tajiaran aku, terkenal juga lebih terkenal aku. Abang itu nggak setahi kukunya akulah." "Hasem kamu ya... Awas abang gebukin beneran muka kamu biar berubah bentuk jadi martabak." "Asin apa manis?" Ejek Matty yang tertawa terbahak-bahak sambil berlari berusaha menghindari serangan Lio
9.922.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 761 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
The Calendula

The Calendula

Dari pandangan itu, entah kenapa Salsha malah melihatnya seperti tatapan yang mengklaim bahwa dirinya aneh. "Hey, ayo! Tanganku sudah pegal. Sekali saja." Salsha mengangguk lalu ia tersenyum kecil. "Satu, dua, tiga! Cekrek!" Matthew melihat hasil jepretannya, "Wah lihatlah, aku sangat tampan." Salsha tidak menggubris, ia lebih memilih menyantap makanannya. ***
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
MATI RASA

MATI RASA

] Ucap Farhan marah dan terlihat raut wajahnya begitu jengkel. [Aku minta maaf sayang, aku kemarin lagi sibuk buat persiapan kontrak kerja sama aku! Kamu jangan berfikiran yang aneh-aneh. Aku enggak akan mungkin main serong di belakang kamu, karena aku udah berkomitmen sama kamu! Tolong dong kamu jangan gini! Aku tu sakit tau kamu giniin!]
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

Acara lelang pun hancur lebur oleh pertikaian yang belum usai. Saat Justin ingin melangkah, Jackob menghadangnya dan memukul pundaknya. Alina terhuyung jatuh ke lantai, tubuhnya tak seimbang, penglihatannya mulai buram. "Hentikan, Jackob!" teriak Justin. Musuhnya tersenyum sinis, menarik kerah Justin dan mencengkeram rahangnya kuat-kuat. "Kau seharusnya tahu, jika kalian ingin selamat!" tegas Jackob. Sebuah pisau di tangan kanannya telah siap menancap sempurna, akan memberikan sayatan tajam. "Cepat tanda tangan!" perintahnya arogan. "Hentikan!" Jonathan berseru dengan suara baritonnya. Tanpa belas kasihan, Jackob melayangkan tusukan pada Justin hingga darah mengucur dan Justin meringis kesak
893 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga

Mata Ketiga

tutur halus sang ibu. Lydia terlihat masih sibuk dengan barang bawaannya. Terlihat satu tas ransel cukup besar serta sebuah travel bag warna merah siap dibawanya. Ibunya yang sedari tadi memperhatikan Lydia senyum-senyum sendiri. Dia berharap masa depan anak gadisnya itu lebih cerah saat pindah ke Jawa. Khususnya keistimewaan dari Lydia yang memiliki ‘Mata Ketiga’ karena dapat melihat penampakan makhluk halus, semoga tidak menghalanginya meraih cita-cita di kemudian hari.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Beauty Lies in the Eyes

Beauty Lies in the Eyes

Mata mayat itu memancarkan cahaya merah jahat, tak lagi hidup, namun penuh kebencian yang murni. "Apa kau pikir dapat menghentikanku hanya dengan kupu-kupu lemah itu, Zhaoyang?" suara pria bertopeng bergema, penuh ejekan dan kemarahan. "Kau terlalu berani untuk mengejarku sampai ke sini. Ini bukan permainan yang bisa kau selesaikan dengan mudah, Zhaoyang."
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Mata Cempaka Ungu melirik tajam kepada ibunya dan sang Ibu berkata, "Dia memang bukan lawan tandingmu, Cempaka!" "Biarkan saya menghajar mulutnya, Ibu!" "Jangan! Aku tahu, Badai Kelabu punya ilmu lebih tinggi darimu! Bukan kau yang harus melawannya, tapi aku sendiri!" "Atau, biarkan aku yang maju, Nyai!" kata si Mata Elang. Dan tiba-tiba dari sepasang mata lelaki muda yang berompi merah berhias manik-manik emas itu keluar cahaya seperti lidi panjang berwarna kuning.
1030.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Matanya yang tajam bersinar terang, serta memancarkan aura yang luar biasa tajam dan menakutkan! "Aku juga sudah bilang .... Semua trik murahan nggak berarti di hadapan kekuatan mutlak!"
9.51.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38.3K kali sebagai mata sayu tapi tajam
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Raden Arya
saya do'akan penulis novel ini diberikan kesejahteraan dan kelancaran dalam hidupnya, juga kepada para pembaca setia. izin promosi ya kak... bagi yang suka novel dengan alur mafia dan balas dendam. yuk mampir ke novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. terimakasih...
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Baca Semua Ulasan
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Tiba-tiba Adriaan sontak mundur beberapa langkah, dari tempat yang dia tunjuk, terlihat beberapa pasang mata berwarna merah, mata-mata itu berwarna terang, terlihat dari sela-sela pepohonan besar yang ada di sebelah Adriaan, mereka bergerak tidak beraturan, seperti mencoba keluar dari sela-sela pepohonan tersebut. Amang yang tadinya terdiam pun sekarang ikut memundurkan langkah, mereka tak kuasa melihat kengerian beberapa puluh pasang mata yang mengelilingi mereka di hutan itu, mata-mata itu nampak marah, berwarna merah gelap. Juga terkadang taring-taring mereka terlihat dari kegelapan hutan. HIHIHIHIHIHIHI
9.8683.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27.3K kali sebagai mata sayu tapi tajam
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

ujar Helena hati-hati seraya menggenggam lembut tangan sang sahabat. “Melepaskan cinta yang menyakitkan dalam hidup kita itu seperti mencabut pisau yang menancap di tubuh, memang terasa menyakitkan, tapi percayalah perlahan luka itu akan sembuh. Dari pada bertahan, sama saja membiarkan pisau itu terus menancap yang hanya akan memperparah luka itu,” kata Helena. Matanya menatap ke dalam mata Embun dan melihat luka-luka yang menganga di sana.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai mata sayu tapi tajam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status