Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelayan Kesayangan Sang Pangeran

Pelayan Kesayangan Sang Pangeran

Matanya yang menyala, berubah gelap dalam sekejap. “Karena dunia bangsawan lebih kejam dibandingkan hutan mana pun.” ^^^
102.9K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as mata sayu tapi tajam
Read
+Library
Pendekar Golok Naga Biru

Pendekar Golok Naga Biru

Potong Mata Geni. Tatapan Mata Geni semakin tajam. Kali ini matanya betul betul mengobarkan api. Dipa merasakan ada tekanan tenaga dalam yang mengarah kepadanya. "Aku tahu kau belum mengeluarkan senjatamu anak muda. Bola Kematian itu tidak terbelah begitu saja pasti ada senjata pusaka yang bisa membelahnya." Ucap Mata Geni datar. Mata Geni mengeluarkan pedangnya. Bilah pedangnya perlahan dilambari oleh kobaran api berwarna merah dan memancarkan hawa panas yang luar biasa.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as mata sayu tapi tajam
Read
+Library
Skandal Satu Malam Sang Presdir

Skandal Satu Malam Sang Presdir

Mata Smith membara saat membaca lebih jauh, tiap kata dalam dokumen itu menghantamnya seperti pukulan telak. Tangannya mengepal begitu erat hingga buku-buku jarinya memutih. Rahangnya mengeras, sorot matanya kini penuh amarah dan kekecewaan. “Bodoh. Aku begitu bodoh…,” gumamnya, suaranya nyaris seperti geraman serigala yang terluka.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 242 Times as mata sayu tapi tajam
Read
+Library
Terjerat Obsesi Kakak Ipar

Terjerat Obsesi Kakak Ipar

Naomi tertawa, jari-jarinya yang panjang mengetik balasan: "Jangan khawatir, Matt❤️" Senyumnya—manis seperti madu, tapi beracun seperti sianida—terpantul di kaca jendela.
1029.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as mata sayu tapi tajam
Read
+Library
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Rangga sudah menduga akan menyesal, tapi tak pernah menyangka rasa sakitnya akan menusuk begitu dalam, merobek hatinya sampai tak tersisa. Dan benar saja, melihat wajah pucat Vanya yang dimaki tanpa ampun olehnya, dia hampir ingin menampar dirinya sendiri. Namun semuanya sudah terlambat. Begitu rekaman berakhir, Sarah buru-buru meraih lengan Rangga. “Rangga, dengar dulu… ini semua salah paham. Aku nggak bermaksud begitu…”
28.1K viewsCompletedAdded to Library 844 Times as mata sayu tapi tajam
Read
+Library
Tawanan Cinta Sang Penguasa

Tawanan Cinta Sang Penguasa

Tanya Hiriety Mata Marco menjadi gelap, campuran rasa bersalah dan keinginan yang intens berkecamuk di dalam dirinya. Dia mengulurkan tangan, jari-jarinya menelusuri lekuk paha dalam Hiriety yang lembut, sentuhannya ragu-ragu namun dipenuhi kerinduan. "Bukan itu, Mia cara" bisiknya, suaranya berat karena emosi. "Ini… rumit."
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 326 Times as mata sayu tapi tajam
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Meskipun berbeda dunia akan tetapi tujuan kita sama, sama-sama punya kebencian dan dendam. "Sepertinya kita punya tujuan yang sama yaitu membalaskan dendam. Aku tidak peduli lagi kenyataan bahwa lelaki jahanam itu suamiku. Yang kutahu sekarang adalah ingin melenyapkannya dari dunia ini!." Suaraku begitu lantang seolah ada api yang berkobar dalam jiwaku. "Jadi, akan lebih mudah untukku menghabisi nyawanya sekarang juga!" pekik Maya tidak mau kalah denganku.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as mata sayu tapi tajam
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Banyak orang tidak kuat berlama-lama dekat dengan pendekar murah senyum itu. Si Matu. Matanya memang dua, yang berfungsi hanya satu. Namun dengan hanya satu matanya itu mengalahkan orang yang bermata lengkap. Selain itu, keahlian bela dirinya jangan dipandang sebelah mata. Hanya dia yang boleh memandang orang lain dengan sebelah mata. Paham? Si Codet. Dijuluki begitu karena dia nakal ketika kecil. Codet di wajahnya adalah buah karya sodet sang ibunda.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as mata sayu tapi tajam
Read
+Library
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Mata yang tanpa kacamata terlihat lelah, tua, namun masih tajam berbahaya seperti elang tua masih bisa membunuh. "Baiklah, Tuan Magnus," kata Tanaka akhirnya dengan nada dingin datar, suara seperti angin musim dingin menembus tulang hingga sumsum paling dalam. "Kami akan mengingat kata-kata Anda hari ini jelas detail. Jelas, tegas, dan menusuk."
1046.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as mata sayu tapi tajam
Read
+Library
SECRET YOU!

SECRET YOU!

Hitam pekat milik Dito dan coklat muda milik Mitha. Buru-buru Mitha memalingkan wajahnya saat ia merasa tatapan Dito terlalu mengintimidasi. Ini bukan lagi syuting sinetron kan? Padahal ia paling jago kalau soal memberikan tatapan mematikan pada lawan jenis. Namun tatapan Dito berbeda, terlalu kuat untuk dilawan.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as mata sayu tapi tajam
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status